ADS

ads

,

Iklan

619 Taruna STPN Selesaikan KKNP-PTLP, Dukung Transformasi Pertanahan

14 Jul 2026, 22:48 WIB Last Updated 2026-07-14T15:48:21Z

Sebanyak 619 taruna dan taruni Politeknik Agraria STPN resmi menyelesaikan program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tematik Tahun Akademik 2025/2026. Penutupan kegiatan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, di Pendopo Widya Sasana Bhumi, Senin (13/7/2026).


Program yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan tersebut menjadi implementasi perdana KKNP-PTLP Tematik dan difokuskan untuk mendukung percepatan pelayanan pertanahan di sejumlah wilayah.


Dalam sambutannya, Andi Tenri Abeng menyampaikan apresiasi atas dedikasi para peserta yang telah terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pelayanan pertanahan.


"Pelaksanaan KKNP ini sangat baik dan memberikan manfaat besar dalam upaya meningkatkan kualitas data pertanahan. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting bagi para taruna ketika memasuki dunia kerja di bidang pertanahan," ujarnya.


Selama menjalankan tugas, para taruna mendukung penyediaan Informasi Geospasial Tematik (IGT) di D.I. Yogyakarta dan beberapa kabupaten/kota di Jawa Tengah. Selain itu, sebagian peserta juga diterjunkan untuk membantu penanganan administrasi pertanahan di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana banjir dan longsor.


Pelaksana Tugas Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, mengungkapkan bahwa hasil kerja peserta mencakup pemetaan 90.470 bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6 di Jawa Tengah serta 133.565 bidang di D.I. Yogyakarta. Di Aceh Tamiang, para taruna juga berhasil merestorasi 1.652 boks arsip pertanahan atau setara 330,4 meter linier.


"Hasil tersebut menunjukkan kontribusi nyata para taruna dalam memperkuat pembaruan data pertanahan digital sekaligus mendukung pemulihan arsip pertanahan di wilayah terdampak bencana," kata Sri Yanti Achmad.


Ia menambahkan, pelaksanaan KKNP-PTLP turut meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami tata kelola pelayanan pertanahan, membangun kerja sama di lapangan, menyelesaikan berbagai tantangan, serta menanamkan nilai integritas, profesionalisme, dan pelayanan kepada masyarakat.


"Kami berharap seluruh pengalaman yang diperoleh selama program ini menjadi fondasi bagi lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu mendukung transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang di Indonesia," ujarnya.


Penutupan kegiatan ditandai dengan pelepasan rompi peserta secara simbolis. Acara tersebut juga dihadiri Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Bahrun Munawir, Kepala Biro Umum dan Layanan Awaludin, Kepala Kanwil BPN Sumatera Utara Nugraha, Kepala Kanwil BPN Jawa Tengah Sri Pranoto, Kepala Kanwil BPN D.I. Yogyakarta Sepyo Achanto, serta Kepala Kanwil BPN Aceh Arinaldi yang mengikuti kegiatan secara virtual.

Iklan