ADS

ads

,

Iklan

Peringati HUT ke-43, Desa Marga Mulya Hidupkan Kembali Tradisi Sedekah Ruwat Bumi

28 Sep 2026, 14:18 WIB Last Updated 2026-09-28T07:18:26Z


TANGERANG – Pemerintah Desa Marga Mulya, menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 dan Ruwat Bumi Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Senin (28/9/2026).


Peringatan tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan yang melibatkan masyarakat, di antaranya pawai tumpeng dengan membawa hasil bumi, tasyakuran, pemberian cendera mata kepada para mantan kepala desa, serta pertunjukan wayang golek yang mengangkat cerita sejarah Desa Marga Mulya.


Kepala Desa Marga Mulya, Abu Bakar, mengatakan peringatan HUT ke-43 tahun ini menjadi momentum untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.


“Peringatan HUT ke-43 dan Ruwat Bumi Desa Marga Mulya tahun 2026 ini tentunya memiliki maksud dan tujuan.


Menurutnya, salah satu tujuan kegiatan tersebut adalah sebagai bentuk syukur atas perkembangan Desa Marga Mulya, baik dari sisi sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Ucap Abu bakar.


Pemerintah desa juga menghidupkan kembali tradisi masyarakat terdahulu melalui kegiatan sedekah Ruwat bumi. Dalam kegiatan tersebut, masyarakat membawa berbagai hasil pertanian, perikanan, dan peternakan untuk dinikmati bersama.


“Kami mengaktifkan kembali tradisi orang tua terdahulu yang dilaksanakan setiap tahun. Masyarakat membawa hasil pertanian, perikanan, dan peternakan yang ada untuk kemudian dinikmati bersama melalui kegiatan sedekah ruah bumi,” ujarnya.


Selain melestarikan tradisi, peringatan HUT dan Ruwat Bumi Desa Marga Mulya juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pendahulu, terutama para mantan kepala desa yang dinilai telah berkontribusi dalam pembangunan desa.


Abu Bakar menjelaskan, Desa Marga Mulya terbentuk setelah pemekaran dari Desa Ketapang pada 28 September 1983. Karena itu, pemerintah desa memberikan penghargaan berupa cendera mata kepada para mantan kepala desa sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.


“Kegiatan ini juga bertujuan mengenang dan menghargai jasa para pendahulu, khususnya para mantan kepala desa yang telah berjuang untuk kemajuan Desa Marga Mulya,” katanya.


Dia berharap peringatan HUT Desa Marga Mulya dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat kebersamaan serta mendorong berbagai kegiatan positif di lingkungan desa.


“Bertujuan untuk mewujudkan Desa Marga Mulya yang adem, ayem, gemah ripah loh jinawi, berdasarkan nilai-nilai keagamaan dan dalam bingkai NKRI serta Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Abu Bakar.
(Ali)

Iklan