ADS

ads

,

Iklan

Nilai Anggaran Rp 878 Juta, Proyek Drainase Jalan Gardu Tanah Merah Diduga Tak Sesuai Spesifikasi

21 Sep 2026, 18:13 WIB Last Updated 2026-09-21T11:13:26Z


‎Kab Tangerang | Communitynews.com – Pekerjaan lanjutan pembangunan drainase di Jalan Gardu Tanah Merah, tepatnya di Gang H. Unub, Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, kini menjadi sorotan. Konstruksi yang menggunakan pasangan uditch beton ini diduga tak memenuhi standar kualitas maupun spesifikasi teknis yang seharusnya diterapkan.

‎ 
‎Hasil pantauan di lapangan menemukan sejumlah hal yang mempertanyakan mutu pekerjaan. Sebagian uditch terlihat sudah retak dan pecah. Selain itu, lapisan adukan semen penahan uditch diketahui sangat tipis, diduga jauh dari ketentuan baku. Dari temuan di lokasi, ketebalan lapisan tersebut hanya sekitar 2-3 sentimeter.

‎ 
‎Kondisi ini memicu kekhawatiran warga. Salah seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, ketipisan lapisan semen itu dikhawatirkan mengurangi daya tahan struktur, sehingga rawan amblas di kemudian hari.

‎ 
‎"Saya lihat sendiri, hamparan adukan semennya sepertinya tidak sesuai ketentuan. Kalau setipis itu, saya khawatir sekali berpengaruh pada daya tahan dan keseimbangan uditch-nya. Bisa-bisa cepat rusak atau amblas saat dipakai," ujarnya, Senin (21-09-2026).



‎ 

‎Warga itu pun meminta pihak pelaksana tidak sekadar mengejar target penyelesaian pekerjaan. Kualitas harus diutamakan agar bangunan tersebut benar-benar bermanfaat dan awet dalam jangka panjang.
‎ 

‎"Uditch-nya saja sebelum dipakai sudah ada yang retak, Harus ada evaluasi serius dari pihak terkait. Jangan terburu-buru, kualitas tetap nomor satu. Uang rakyat jangan dihabiskan untuk pekerjaan yang tidak kuat," tambahnya.



‎ 
‎Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana proyek  CV. Bosca Ultima Cipta  belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi terkait dugaan temuan-temuan tersebut. 

‎Pekerjaan yang bersumber dari APBD Kabupaten Tangerang, Melalui dinas Bina Marga Sumber Daya dan Air, menghabiskan anggaran sekitar  Rp 877 juta,Dan  ditargetkan rampung dalam 60 hari kalender.(Ahyar)

Iklan