ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

SMPN 2 Cilegon Gelar Festival Seni “Nawasena”, Perkuat Karakter Pelajar Lewat Budaya Nusantara

5 Feb 2026, 17:50 WIB Last Updated 2026-02-05T11:01:44Z


Cilegon, Comunitynews— Suasana halaman SMP Negeri 2 Cilegon tampak semarak saat ratusan siswa kelas IX menampilkan ragam seni budaya Nusantara dalam Festival Seni Tahunan bertajuk “Nawasena”, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi kreativitas sekaligus sarana pembentukan karakter pelajar melalui seni, kolaborasi, dan jiwa kewirausahaan.



Sebanyak sekitar 370 siswa terlibat langsung dalam berbagai pertunjukan, mulai dari tari tradisional daerah, musik etnik, drama budaya, hingga peragaan busana adat dari berbagai penjuru Nusantara. Seluruh rangkaian acara dirancang dan diproduksi oleh siswa dengan pendampingan guru, sehingga prosesnya menjadi pembelajaran berbasis praktik yang menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, serta kepercayaan diri.




Kepala SMPN 2 Cilegon, Hj. Nurhayati, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa tema “Nawasena” yang berarti Nala Wiata Seni Nusantara dipilih sebagai simbol semangat baru dalam menggali dan melestarikan budaya bangsa di lingkungan sekolah. Menurutnya, festival ini menjadi sarana penting dalam membangun karakter siswa yang kreatif, mandiri, dan berakhlak mulia.



“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya belajar menampilkan seni, tetapi juga belajar mengelola acara, bekerja dalam tim, serta berani tampil di depan publik. Inilah pendidikan karakter yang ingin kami tanamkan secara nyata di SMPN 2 Cilegon,” ujar Hj. Nurhayati.



Ia juga menambahkan, penggunaan busana serba hitam oleh para guru merupakan bagian dari konsep tema kegiatan, yang melambangkan kesatuan semangat seluruh warga sekolah dalam mendukung pelestarian seni dan budaya.



Tak hanya menghadirkan pentas seni, festival ini juga diramaikan dengan bazar UMKM pelajar yang menjajakan aneka makanan, minuman, dan produk olahan hasil kreativitas siswa bersama orang tua. Kegiatan tersebut bertujuan menanamkan nilai kewirausahaan sejak dini, sekaligus melatih siswa mengelola kegiatan ekonomi secara sederhana namun bertanggung jawab.



Ketua Pelaksana kegiatan, Neneng, S.Pd., menjelaskan bahwa Festival Seni merupakan agenda rutin tahunan yang selalu mengusung tema berbeda. Tahun sebelumnya, SMPN 2 Cilegon mengangkat tema “Pandora”, sementara tahun ini memilih “Nawasena” sebagai wujud pembaruan semangat berkesenian dan kecintaan terhadap budaya Nusantara.



“Kami ingin siswa terus mendapatkan tantangan baru dalam berkreasi. Tema Nawasena kami pilih agar anak-anak semakin mengenal kekayaan budaya bangsa dan mampu mengekspresikannya dalam karya seni yang bermakna,” jelasnya.



Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Cilegon H. Humeidi, Lurah Ciwaduk, Camat Cilegon, para kepala sekolah, serta tokoh pendidikan lainnya. Kehadiran para tamu undangan menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan pendidikan berbasis seni, budaya, dan karakter di sekolah.



Para tamu tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan siswa yang dinilai tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga sarat pesan moral. Banyak pihak mengapresiasi keberanian siswa dalam mengangkat seni tradisional di tengah derasnya arus modernisasi, serta konsistensi sekolah dalam menanamkan nilai-nilai budaya sejak usia dini.



Hj. Nurhayati berharap, Festival Seni Nawasena dapat menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya maupun kehidupan bermasyarakat.



“Semoga anak-anak kami kelak tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kreatif, mampu bekerja sama, berjiwa mandiri, serta mencintai budaya bangsa. Dengan begitu, mereka siap menghadapi masa depan dengan penuh percaya diri,” tutupnya.



Melalui Festival Seni Nawasena, SMPN 2 Cilegon menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi juga membangun karakter, kreativitas, dan jati diri kebangsaan peserta didik.

Iklan