ADS

ads

,

Iklan

Kafe HIJI di Bonakarta Disorot, Diduga Belum Berkoordinasi dengan Lingkungan; Warga Pertanyakan Kepedulian Pengelola

18 Jul 2026, 02:33 WIB Last Updated 2026-07-17T19:33:57Z


CILEGON, Comunitynews– Keberadaan Kafe HIJI yang beroperasi di kawasan Bonakarta, Kelurahan Jombang Kali, Kota Cilegon, menuai sorotan dari warga dan pengurus lingkungan. Pasalnya, hingga saat ini pihak pengelola diduga belum melakukan koordinasi maupun pelaporan kepada pengurus RT/RW setempat terkait keberadaan dan aktivitas usahanya.



Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat. Warga menilai setiap pelaku usaha yang menjalankan kegiatan di lingkungan permukiman seharusnya menjalin komunikasi dan membangun hubungan baik dengan masyarakat sekitar sebagai bentuk penghormatan terhadap wilayah tempat usaha itu beroperasi.



Berdasarkan informasi yang dihimpun, pengurus lingkungan mengaku belum pernah menerima pemberitahuan resmi ataupun kunjungan dari pihak pengelola sejak usaha tersebut mulai berjalan. Padahal, komunikasi dengan lingkungan dinilai penting untuk menciptakan keterbukaan, mencegah potensi persoalan sosial, serta menjaga keharmonisan antara pelaku usaha dan warga.



Ketua RW 01 Kelurahan Jombang Kali menegaskan bahwa hingga kini pihaknya belum menerima laporan maupun koordinasi dari pengelola Kafe HIJI.



"Sampai sekarang belum ada komunikasi ataupun laporan dari pihak pengelola kepada lingkungan. Kami tidak mempersoalkan adanya usaha, justru mendukung kegiatan yang dapat mendorong perekonomian. Namun alangkah baiknya ada komunikasi dan koordinasi dengan lingkungan setempat," ujarnya.



Sorotan lebih keras disampaikan aktivis lingkungan yang akrab disapa Kimung. Menurutnya, sikap pengelola yang belum berkomunikasi dengan lingkungan dapat menimbulkan kesan kurang menghargai masyarakat sekitar.



"Yang menjadi perhatian kami bukan semata-mata soal usahanya, melainkan soal etika sosialnya. Ketika sebuah usaha hadir dan beroperasi di tengah lingkungan masyarakat, sudah sewajarnya ada komunikasi dengan RT, RW, maupun tokoh masyarakat setempat. Jangan sampai muncul kesan seolah-olah lingkungan sekitar tidak perlu dilibatkan atau dihargai," tegas Kimung.



Ia menambahkan, komunikasi yang baik merupakan langkah sederhana namun penting untuk membangun hubungan yang harmonis antara pelaku usaha dan masyarakat. Terlebih, keberadaan usaha di suatu wilayah tidak dapat dipisahkan dari aspek sosial dan lingkungan yang ada di sekitarnya.




Warga berharap pihak pengelola segera mengambil langkah konkret dengan menemui pengurus lingkungan dan memberikan penjelasan terkait operasional usaha yang dijalankan. Menurut mereka, keterbukaan dan koordinasi merupakan bagian dari tanggung jawab moral yang seharusnya dijunjung oleh setiap pelaku usaha.



Selain itu, sejumlah warga juga berharap instansi terkait dapat memastikan seluruh aspek administrasi dan ketentuan yang berlaku telah dipenuhi oleh setiap usaha yang beroperasi di wilayah Kota Cilegon. Hal tersebut dinilai penting untuk menciptakan kepastian, ketertiban, dan kenyamanan bersama.



Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola Kafe HIJI belum memberikan keterangan resmi terkait persoalan tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan. Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan akan memuat klarifikasi dari pihak pengelola guna menjaga keberimbangan informasi sesuai prinsip-prinsip jurnalistik dan Undang-Undang Pers.

Iklan