ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Paguyuban RT/RW Cilegon di wakili Haryono Nilai Peresmian Kantor Baru BPRS CM Perkuat Akses Modal UMKM

13 Feb 2026, 16:50 WIB Last Updated 2026-02-13T09:50:05Z


CILEGON, ComunitynewsPaguyuban RT/RW se-Kota Cilegon Haryono selaku perwakilan paguyuban menyambut positif peresmian kantor baru BPRS CM yang berlokasi di Pasar Kelapa Blok F, Kelurahan Ciwaduk, Kecamatan Cilegon, Jumat (13/02/2026). 



Apresiasi tersebut disampaikan Haryono perwakilan Paguyuban RT/RW se-Kota Cilegon, Haryono, yang menilai kehadiran bank pembiayaan berbasis syariah itu menjadi momentum penting dalam memperluas akses permodalan masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).




Menurut Haryono, selama ini tidak sedikit warga yang mengalami kendala saat mengakses pembiayaan dari perbankan konvensional, baik karena keterbatasan agunan maupun minimnya pemahaman administrasi. 




Kondisi tersebut kerap dimanfaatkan oleh oknum pemberi pinjaman informal dengan bunga tinggi yang justru membebani masyarakat.




“Kehadiran BPRS CM memberikan solusi yang lebih aman dan sesuai prinsip syariah. Ini menjadi alternatif yang menenangkan bagi warga, terutama pelaku UMKM yang ingin berkembang tanpa terbebani bunga tinggi,” ujarnya di sela-sela kegiatan peresmian.




Ia menegaskan, sistem pembiayaan syariah yang mengedepankan prinsip keadilan dan kemitraan dinilai lebih berpihak kepada usaha kecil. Selain itu, adanya kantor baru di kawasan Pasar Kelapa dinilai strategis karena berada di pusat aktivitas ekonomi masyarakat.




Haryono juga menyebut bahwa penguatan administrasi lingkungan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap warga yang ingin mengajukan pembiayaan. 




Legalitas seperti Surat Keputusan (SK) RT/RW, kata dia, dapat membantu memperjelas domisili dan usaha warga, tentunya tetap mengacu pada ketentuan dan persyaratan yang berlaku di pihak bank untuk RT/RW tanpa BI checking karena pendapatan aktif setiap bulan bisa langsung untuk angsuran bagi yang sudah menjadi nasabah.




“Kami di lingkungan RT dan RW siap membantu warga dalam hal administrasi dasar, agar proses pengajuan pembiayaan berjalan lebih tertib dan sesuai aturan,” katanya.




Lebih lanjut, ia menilai peresmian kantor baru tersebut bukan hanya memperluas layanan keuangan, tetapi juga berpotensi membuka peluang kerja baru serta menggerakkan roda ekonomi lokal



Dengan meningkatnya akses modal, pelaku usaha kecil diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pasar, dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian daerah.




Sebagai bentuk dukungan konkret, Paguyuban RT/RW se-Kota Cilegon di wakili Haryono berencana melakukan sosialisasi secara bertahap kepada masyarakat di masing-masing wilayah. 



Edukasi akan difokuskan pada pemahaman mekanisme pembiayaan syariah, hak dan kewajiban nasabah, serta pentingnya pengelolaan usaha yang sehat dan berkelanjutan.




“Kami berkewajiban menyampaikan informasi yang benar kepada warga. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat tidak hanya menjadi nasabah, tetapi juga mitra yang bertanggung jawab dalam mengembangkan usahanya,” tambah Haryono.




Ia berharap BPRS CM dapat terus berkembang, menjaga profesionalisme, serta konsisten mendukung pembiayaan sektor produktif, terutama UMKM di Kota Cilegon



Dengan akses permodalan yang lebih mudah, transparan, dan sesuai prinsip syariah, kesejahteraan masyarakat diharapkan meningkat seiring tumbuhnya ekonomi berbasis kerakyatan.




“Semoga keberadaan BPRS CM benar-benar menjadi penguat ekonomi warga dan mampu mendorong kemandirian usaha masyarakat Cilegon,” tutupnya.



Iklan