ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang Pindah ke Hunian Sementara, Aktivitas Perlahan Normal

9 Jan 2026, 18:24 WIB Last Updated 2026-01-09T11:24:35Z


Aceh Tamiang, Comunitynews— Proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang terus menunjukkan perkembangan. Warga yang sebelumnya bertahan di tenda-tenda pengungsian kini mulai menempati hunian sementara yang disiapkan pemerintah melalui BUMN di kawasan Hunian Danantara.



Perpindahan ke hunian sementara ini membawa perubahan signifikan dalam kehidupan sehari-hari warga. Lingkungan yang lebih tertata dan aman membuat anak-anak kembali memiliki ruang untuk bermain dan berinteraksi. Area terbuka dan fasilitas bermain di kompleks hunian menjadi pusat aktivitas baru bagi keluarga pengungsi.



Kondisi tersebut turut memberikan ketenangan bagi para orang tua. Dengan tempat tinggal yang lebih layak, mereka dapat menjalani aktivitas harian dengan rasa aman sambil mengawasi anak-anak bermain di sekitar rumah.



Salah satu warga, Rika Jahara, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan hunian yang diterimanya. Menurutnya, keberadaan rumah sementara ini menjadi harapan baru setelah rumah lamanya rusak akibat bencana.



“Sekarang kami sudah punya tempat tinggal yang layak. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah membantu kami di saat sulit,” ujarnya.



Hunian sementara di Kompleks Danantara dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar warga. Setiap unit dilengkapi perabotan sederhana seperti tempat tidur, lemari, kipas angin, dan meja makan. Desain hunian juga memperhatikan sirkulasi udara serta kenyamanan lingkungan sekitar dengan penataan jalan dan penghijauan.



Selain fasilitas hunian, pemerintah turut menyediakan dukungan infrastruktur pendukung. Setiap rumah memiliki sambungan listrik sendiri serta akses internet gratis yang difasilitasi Telkom Indonesia. Layanan kesehatan juga disiapkan melalui klinik yang beroperasi di sekitar kawasan hunian.



Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang, dr. Mustakif, memastikan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga pengungsi tetap menjadi prioritas.



“Pelayanan kesehatan tersedia setiap hari tanpa libur, mencakup seluruh kelompok usia, termasuk ibu hamil, anak-anak, dan lansia,” katanya.



Penyediaan hunian sementara ini menjadi salah satu langkah strategis dalam pemulihan pascabencana. Dengan lingkungan yang lebih aman dan fasilitas yang memadai, warga diharapkan dapat segera bangkit dan melanjutkan kehidupan secara lebih stabil.

Iklan