Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lampung Selatan, Hendri Setiawan, melakukan kunjungan silaturahmi ke Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gabungan Wartawan Indonesia (GWI) Lampung Selatan, yang berlokasi di Jalan Khagom Mufakat, Blok F1, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kamis (30/4/2026).
Dalam kunjungannya, Hendri menyampaikan bahwa agenda tersebut merupakan bagian dari program awalnya sebagai Kadis Kominfo, sekaligus untuk memperkenalkan diri kepada insan pers di daerah tersebut.
“Hari ini saya hadir sebagai Kadis Kominfo untuk bersilaturahmi dengan rekan-rekan GWI. Ini bagian dari program saya, sekaligus memperkenalkan diri,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mensosialisasikan program-program pemerintah daerah. Hendri mengajak media untuk berperan aktif dalam mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat secara positif, tanpa mengurangi fungsi kritis pers.
“Saya ingin menyampaikan apa saja yang akan dilakukan pemerintah, serta mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama mendukung program tersebut, agar berdampak baik bagi masyarakat. Namun, tentu tanpa menghilangkan sikap kritis media,” tambahnya.
Hendri menegaskan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra strategis pemerintah, khususnya dalam mengedukasi masyarakat, menangkal hoaks, serta menyebarluaskan informasi pembangunan di Lampung Selatan.
“Media adalah mitra strategis pemerintah. Kami berharap Kominfo dan GWI dapat berkolaborasi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, meluruskan informasi yang tidak benar, dan menyampaikan program-program daerah,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua DPC GWI Lampung Selatan, Beddi Rizal Nuralam, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyatakan pihaknya siap bersinergi dengan pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang kepada publik.
“Kami mengapresiasi kunjungan ini. GWI siap mendukung penyebarluasan informasi yang akurat dan berimbang. Pers harus menjadi penyeimbang, kritik tetap diperlukan, namun harus bersifat konstruktif dan berbasis data,” kata Beddi.
Pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut ditutup dengan diskusi ringan dan sesi foto bersama. Asroni


