ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Kelurahan Kubang Sari Prioritaskan Infrastruktur 2026, Jalan Sunan Bonang hingga Drainase Jadi Fokus Utama

27 Jan 2026, 14:40 WIB Last Updated 2026-01-27T07:40:45Z


CILEGON, Comunitynews— Pemerintah Kelurahan Kubang Sari menargetkan percepatan pembangunan infrastruktur lingkungan pada tahun 2026. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Lurah Kubang Sari, Siti Badriah, S.IP, MM, saat ditemui dalam wawancara pada Selasa (27/1/2026).



Ia menyampaikan bahwa sejumlah persoalan mendasar yang selama ini dirasakan masyarakat, seperti jalan rusak, drainase tidak optimal, titik rawan longsor, hingga penerangan jalan umum (PJU), akan menjadi prioritas utama pembangunan tahun ini.



“Fokus kami adalah infrastruktur yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama akses jalan, saluran air, dan keamanan lingkungan melalui penerangan jalan,” ujar Siti Badriah.



Untuk bidang jalan, Kelurahan Kubang Sari telah mengusulkan perbaikan ruas Jalan Sunan Bonang, mulai dari lingkungan Cigading Pasar hingga kawasan Pengembangan. Perbaikan akan dilakukan secara bertahap melalui metode tambal sulam dengan panjang sekitar 900 meter, menyesuaikan kondisi lapangan dan ketersediaan anggaran.



Selain itu, persoalan drainase juga menjadi perhatian, khususnya di wilayah Pengembangan dan Perlengkapan. Saluran sepanjang sekitar 100 meter direncanakan untuk diperbaiki guna mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan. Di beberapa titik lain, pekerjaan drainase juga dilaksanakan melalui program Kelompok Masyarakat (POKMAS).



Tak hanya itu, pemerintah kelurahan juga menyoroti kondisi tanah rawan longsor di wilayah Pengembangan yang berdekatan dengan permukiman warga. Penanganan lokasi tersebut dinilai mendesak karena berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.



“Kondisi ini sudah cukup lama dan lokasinya dekat rumah warga. Maka penanganannya menjadi prioritas agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.



Dalam pelaksanaan pembangunan, Kelurahan Kubang Sari mengandalkan sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim), hingga dukungan masyarakat melalui POKMAS serta usulan aspirasi masyarakat dari jalur POKIR DPRD.



Siti Badriah juga menyinggung persoalan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang hingga kini masih menjadi keluhan warga. Meski sebagian wilayah sudah cukup terang, banyak lampu yang mati dan membutuhkan pemeliharaan berkelanjutan.



“Kami terus melaporkan kondisi PJU yang mati, namun ke depan diharapkan ada solusi jangka panjang agar penerangan jalan lingkungan benar-benar optimal,” katanya.



Ia berharap, seluruh program pembangunan infrastruktur yang direncanakan sepanjang tahun 2026 dapat segera direalisasikan, dengan target awal perbaikan jalan mulai berjalan pada Februari 2026, setelah dilakukan peninjauan lapangan oleh dinas terkait.



“Semoga pembangunan ini bisa berjalan merata dan berdampak langsung pada kenyamanan, keamanan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat Kelurahan Kubang Sari,” pungkasnya.

Iklan