ADS

ads

,

Iklan

Gubernur Banten Nilai Program Cetar Polres Tangsel Berhasil Tekan Tawuran Remaja

4 Jan 2026, 21:30 WIB Last Updated 2026-01-04T14:30:49Z


Tangerang Selatan, Comunitynews— Upaya Kepolisian Resor Tangerang Selatan dalam menekan angka tawuran remaja mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Banten Andra Soni. Melalui inovasi Program Cegah Tawuran (Cetar) dan penguatan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) Terpadu, Polres Tangsel dinilai berhasil menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang dikenal sebagai kawasan penyangga ibu kota.



Apresiasi tersebut diwujudkan melalui penyerahan piagam penghargaan kepada Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang beserta jajaran, saat Gubernur Andra Soni melakukan kunjungan silaturahmi ke Markas Polres Tangerang Selatan, Jalan Promoter No. 1, Lengkong Gudang Timur, Minggu (4/1/2026).



Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa tantangan keamanan di Provinsi Banten memiliki kompleksitas tersendiri, mengingat wilayah hukumnya terbagi antara Polda Banten dan Polda Metro Jaya, dengan delapan polres yang wilayah kerjanya melintasi batas administrasi kabupaten dan kota.



“Namun selama lebih dari sepuluh bulan saya menjabat, sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian berjalan sangat baik. Komunikasi dengan Kapolres dan kepala daerah di Tangerang Selatan sangat cair,” ujarnya.



Gubernur juga menyoroti Kota Tangerang Selatan sebagai wilayah dengan tingkat heterogenitas tinggi. Keberagaman latar belakang suku, agama, dan budaya menjadikan Tangsel sebagai gambaran kecil Indonesia dalam satu kota.



“Tangsel ini miniatur Indonesia. Dinamika sosialnya tinggi, sehingga pendekatan pengamanan juga harus adaptif dan inovatif,” kata Andra Soni.



Menurutnya, perubahan pola tawuran remaja yang kini tidak mengenal waktu dan bisa terjadi kapan saja memerlukan strategi khusus. Program Cetar dinilai mampu menjawab tantangan tersebut dengan pendekatan pencegahan yang menyasar langsung pelajar SMA dan SMK, yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Banten.



“Alhamdulillah, berkat Program Cetar, angka tawuran menurun signifikan. Ini tentu sangat membantu pemerintah daerah,” imbuhnya.



Sementara itu, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor D. H. Inkiriwang menyampaikan bahwa tawuran remaja masih menjadi salah satu fokus utama dalam menjaga Kamtibmas. Melalui Program Cetar, pihaknya mengedepankan langkah preventif berupa edukasi, pembinaan, dan kehadiran aktif aparat di tengah masyarakat.



“Sepanjang pelaksanaan program, kami telah melaksanakan 6.625 kegiatan. Hasilnya, angka tawuran turun hingga 60 persen, disertai penurunan fatalitas korban meninggal dunia dan luka berat sebesar 40 persen,” jelas Victor.



Selain itu, Polres Tangsel juga membentuk Siskamling Terpadu di 328 titik sebagai upaya memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan, serta rutin menggelar patroli preventif.



Gubernur Andra Soni pun berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi menciptakan Tangerang Selatan yang aman, kondusif, dan ramah bagi seluruh warganya.

Iklan