Lebak,Comunitynews — Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa Kabupaten Lebak kini menjadi salah satu pusat prioritas pembangunan di Provinsi Banten. Pernyataan tersebut ia sampaikan usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Lebak dalam rangka Hari Jadi ke-197 Kabupaten Lebak.(03/12/2025)
Menurut Dimyati, wilayah Lebak memiliki luas hampir sepertiga dari total Provinsi Banten dan menyimpan potensi sumber daya alam yang besar sehingga layak menjadi fokus pembangunan daerah.
“Lebak adalah prioritas pembangunan. Kekayaan alam dan luas wilayahnya memberikan peluang besar untuk pertumbuhan ekonomi,” ujar Dimyati.
Dorong Pemerataan dan Penguatan Sektor Desa
Dalam arah kebijakan pemerintah provinsi, Dimyati menjelaskan bahwa pemerataan pembangunan akan difokuskan lebih kuat di dua daerah, yaitu Kabupaten Lebak dan Pandeglang. Upaya tersebut dilakukan untuk menutup kesenjangan pertumbuhan wilayah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Pada masa pemerintahan Andra-Dimyati, pembangunan diarahkan lebih besar ke wilayah perdesaan. Proporsi terbesar kue pembangunan berada di Lebak dan Pandeglang,” jelasnya.
Sejumlah program strategis yang telah digulirkan, termasuk program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) serta pembangunan sekolah rakyat, disebut akan terus dimaksimalkan untuk mempercepat capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Dimyati juga menilai bahwa daerah lain seperti Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, dan Kota Cilegon sudah menunjukkan pertumbuhan signifikan karena ditunjang kawasan industri dan jalur transportasi utama.
RUHAY sebagai Identitas Lebak
Pada kesempatan tersebut, Dimyati juga menyinggung filosofi slogan pembangunan Kabupaten Lebak, yaitu RUHAY. Menurutnya, slogan tersebut bukan sekadar tagline, tetapi arah pemikiran pembangunan berbasis karakter daerah.
Makna RUHAY dijelaskan sebagai berikut:
R — Rukun: simbol kolaborasi dan kekuatan kebersamaan.
U — Unggul: dorongan untuk meningkatkan kualitas birokrasi dan masyarakat.
H — Hegar: pemaknaan terhadap kebersihan, kerapihan, dan identitas daerah.
A — Aman: penegasan pentingnya kepatuhan terhadap hukum dan tata aturan.
Y — Yakin: optimisme bahwa Lebak mampu menjadi daerah maju dan berdaya saing.
“Selamat Hari Jadi Kabupaten Lebak ke-197. Semoga Lebak semakin Ruhay dan semakin maju,” ucap Dimyati menutup sambutannya.
HUT Lebak Jadi Momentum Evaluasi
Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa peringatan hari jadi daerah bukan hanya selebrasi sejarah, tetapi menjadi pengingat untuk terus memperbaiki kualitas pembangunan.
“197 tahun adalah perjalanan panjang. Ini saatnya mengevaluasi, memperbaiki yang belum baik, dan menyempurnakan yang sudah berjalan,” ujarnya.
Hasbi menegaskan bahwa kolaborasi antar stakeholder dan komunikasi yang harmonis menjadi kunci keberhasilan pembangunan Lebak ke depan.


