ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Rumah Sakit di Daerah Terdampak Bencana Sumatera Mulai Beroperasi Kembali, Pemerintah Tekankan Semangat Gotong Royong

14 Des 2025, 12:26 WIB Last Updated 2025-12-14T05:26:22Z


Medan, Comunitynews— Pemerintah memastikan layanan kesehatan di sejumlah wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatera secara bertahap kembali berjalan. Beberapa rumah sakit yang sebelumnya mengalami gangguan operasional kini sudah dapat melayani masyarakat, meskipun pemulihan masih terus dilakukan.


Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa mayoritas fasilitas kesehatan di daerah terdampak telah kembali berfungsi. Hal tersebut disampaikannya saat berada di Pangkalan Udara Soewondo, Medan, Sabtu (13/12), dalam rangka memantau perkembangan penanganan pascabencana.


“Sebagian besar rumah sakit sudah kembali melayani masyarakat. Walaupun masih ada keterbatasan, proses pemulihan terus berjalan dan menunjukkan kemajuan,” kata Prasetyo.


Ia menjelaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama berbagai pihak sejak fase tanggap darurat. Pemerintah, kata dia, mengapresiasi kontribusi TNI dan Polri, BNPB, Basarnas, pemerintah daerah, relawan, hingga dunia usaha yang turut terlibat aktif dalam penanganan bencana.


Prasetyo menegaskan bahwa kolaborasi nasional dan semangat kebersamaan menjadi fondasi penting dalam mempercepat pemulihan layanan publik, khususnya sektor kesehatan. Sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, solidaritas dan gotong royong antarelemen bangsa harus terus diperkuat dalam menghadapi situasi darurat.


Selain memastikan layanan kesehatan kembali berjalan, pemerintah juga mulai menyiapkan tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi. Fokus diarahkan pada perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan, baik ringan, sedang, maupun berat, agar masyarakat dapat kembali menempati hunian yang layak.


Untuk wilayah yang dinilai tidak aman untuk dihuni kembali, pemerintah menyiapkan opsi relokasi. Dari 52 kabupaten dan kota yang terdampak, pendataan terhadap tanah negara dan lahan milik pihak terkait telah dilakukan sebagai bagian dari perencanaan lokasi relokasi yang aman dan berkelanjutan.


Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses pemulihan hingga seluruh layanan publik pulih dan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.

Iklan