ADS

ads

,

Iklan

Fatayat NU Mauk Gelar Seminar Edukasi Pergaulan Bebas dan Sosialisasi Beasiswa untuk Pelajar

8 Mar 2026, 22:44 WIB Last Updated 2026-03-08T15:58:26Z

 


Kab. Tangerang -  Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Mauk menggelar seminar edukasi bertema “Dampak Pergaulan Bebas: Menelisik Dampak Sosial dan Langkah Preventif bagi Generasi Muda” dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional, Minggu (8/3/2026).


Kegiatan yang berlangsung di Aula Otto Iskandar Dinata, Kantor Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, ini juga dirangkaikan dengan sosialisasi program beasiswa serta inspirasi menata masa depan dan bisnis halal bagi pelajar. Seminar mengusung semangat “Muda Berkarya, Bermartabat dan Berdaya.”


Sejumlah narasumber hadir memberikan pemaparan dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, Kepala Puskesmas Mauk dr. Allan Sartana, Camat Mauk Angga Yuliantono, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tangerang Asep Suherman, serta Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Fraksi PKB M. Rafiudin Akbar.


Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa seminar ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial yang dihadapi generasi muda saat ini, khususnya terkait fenomena pergaulan bebas yang berpotensi menimbulkan berbagai dampak negatif.


“Pergaulan bebas yang tidak diimbangi dengan pemahaman nilai budaya dan norma sosial dapat memicu berbagai persoalan, mulai dari masalah kesehatan reproduksi, menurunnya nilai moral, hingga berdampak pada struktur keluarga dan masyarakat,” ungkap panitia dalam sambutan acara.


Melalui seminar ini, peserta diharapkan dapat memperoleh pemahaman lebih mendalam mengenai dampak sosial dari pergaulan bebas sekaligus langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan sejak dini.


Selain membahas isu sosial, kegiatan ini juga memberikan motivasi kepada para pelajar untuk menata masa depan melalui pendidikan dan peluang usaha berbasis bisnis halal.



Para narasumber menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, serta dunia pendidikan dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan generasi muda.


Seminar yang dimulai pukul 13.00 WIB ini dihadiri pelajar, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kepemudaan di wilayah Kecamatan Mauk.


Panitia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran bersama untuk melindungi dan membina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas, berdaya, dan berakhlak baik. ARIS

Iklan