ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Helibox Dijatuhkan dari Udara, Harapan Warga Simpang Jernih Kembali Menguat

23 Des 2025, 22:36 WIB Last Updated 2025-12-23T15:36:06Z


Simpang Jernih, Comunitynews— Suasana haru bercampur kegembiraan menyelimuti Simpang Jernih, Kabupaten Aceh Timur, saat bantuan logistik dijatuhkan dari udara menggunakan helibox. Di tengah keterbatasan akses darat akibat bencana, kehadiran pesawat bantuan menjadi pemandangan yang menghidupkan kembali harapan warga.



Begitu pesawat melintas rendah di atas permukiman, warga berbondong-bondong menuju area lapangan. Anak-anak hingga orang tua menengadah ke langit, menyaksikan satu per satu helibox berwarna merah putih melayang turun perlahan. Sorak dan tawa pun pecah ketika kotak bantuan mendarat dengan aman di tanah.



Bagi warga setempat, bantuan udara ini memiliki makna lebih dari sekadar pemenuhan kebutuhan logistik. Airdrop helibox menjadi simbol bahwa daerah mereka yang sempat terisolasi tetap menjadi perhatian berbagai pihak.



Setelah bantuan diterima, warga secara bergotong royong membuka helibox yang berisi logistik kebutuhan pokok. Metode airdrop dipilih karena kondisi akses darat yang masih sulit dilalui, menjadikan jalur udara sebagai satu-satunya cara efektif untuk menjangkau wilayah tersebut.



Komandan Batalyon Perbekalan Angkutan (Perbekang) 5 ARY, Letkol CBA Supriyanto, menjelaskan bahwa setiap helibox disiapkan melalui prosedur ketat demi menjamin keselamatan warga dan keutuhan logistik.



“Setiap helibox melalui pemeriksaan berlapis, mulai dari pengemasan hingga sebelum diterjunkan dari pesawat. Semua tahapan dilakukan sesuai standar keamanan,” ujar Supriyanto, yang juga menjabat Komandan Tim Rigger Airdrop Satgas Udara, Senin (22/12).



Ia menerangkan, helibox dirancang dengan tinggi sekitar 73 sentimeter, dengan muatan logistik setinggi kurang lebih 30 sentimeter. Ruang kosong di bagian atas berfungsi menjaga keseimbangan saat penerjunan.



“Berat maksimalnya sekitar lima kilogram. Jika terlalu penuh, risiko kerusakan saat mendarat justru lebih besar,” jelasnya.



Logistik yang dibawa umumnya berupa bahan kebutuhan pokok seperti mi instan. Seluruh isi disusun secara teknis dengan tali pengikat khusus yang menyerupai kipas, sehingga helibox dapat melayang stabil sebelum menyentuh tanah.



Kehadiran bantuan udara tersebut menjadi penguat semangat bagi warga Simpang Jernih. Di tengah keterisolasian yang mereka hadapi, airdrop helibox menjadi tanda bahwa upaya pemulihan terus berjalan dan harapan belum padam.

Iklan