ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Dukung Ketahanan Pangan, Muspika Mauk Tanam Jagung Bersama di Desa Tanjunganom

30 Des 2025, 10:40 WIB Last Updated 2025-12-30T03:40:40Z

 

Dukung Ketahanan Pangan, Muspika Mauk Tanam Jagung Bersama di Desa Tanjunganom

Kab.TANGERANG – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digalakkan di tingkat desa. Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Tanjunganom menggelar kegiatan penanaman jagung bersama yang berlangsung di Kampung Buaran Asem, Desa Tanjunganom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Selasa (30/12/2025).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program pemerintah terkait kemandirian pangan. Acara dipusatkan di lahan milik desa yang terletak di Jalan Shangrila Indah, RT 02/04.


Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan daerah dan aparat keamanan setempat, di antaranya Camat Mauk, Komandan Satuan Radar (Dansatrad) 401/Tkt, perwakilan Koramil Mauk Peltu Sembiring, perwakilan Polsek Mauk Aiptu Nursaid, serta Komandan Pos Angkatan Laut (Danposal) Tanjung Kait Lettu Kamiran.


Direktur Bumdes Tanjunganom sekaligus Penanggung Jawab kegiatan, Habibul Fajri, menyatakan bahwa penanaman jagung ini merupakan strategi desa untuk mengoptimalkan lahan produktif guna menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat sekitar.


"Kegiatan ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah desa, Bumdes, dan unsur TNI-Polri untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan maksimal di wilayah kami," ujar Habibul dalam laporannya.


Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Direktur Bumdes, Kepala Desa Tanjunganom, dan Camat Mauk. Setelah pembacaan doa, seluruh tamu undangan turun langsung ke lahan untuk melakukan penanaman bibit jagung secara simbolis.


Camat Mauk dalam sambutannya mengapresiasi inisiatif Bumdes Tanjunganom yang dinilai proaktif dalam merespons isu ketahanan pangan. Pihaknya berharap langkah ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di wilayah Kecamatan Mauk.


Kegiatan monitoring dan penanaman bersama ini berakhir pada pukul 10.00 WIB dalam situasi yang aman dan kondusif. Melalui program ini, diharapkan produksi jagung lokal dapat meningkat dan memberikan dampak ekonomi positif bagi warga Desa Tanjunganom.(Jaenal Abidin)

Iklan