ADS

ads

,

Iklan

Antisipasi Banjir Susulan, BNPB Bersama TNI AU Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca di Sumatera

19 Des 2025, 14:21 WIB Last Updated 2025-12-19T07:21:05Z


Aceh, ComunitynewsPemerintah pusat terus mengambil langkah antisipatif guna mencegah terjadinya banjir susulan di sejumlah wilayah Pulau Sumatera. Melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), operasi modifikasi cuaca kembali diperkuat menyusul meningkatnya intensitas curah hujan di wilayah Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat dalam beberapa hari terakhir.



Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa operasi modifikasi cuaca merupakan bagian strategis dalam penanganan darurat sekaligus pemulihan pascabencana. Peningkatan curah hujan dinilai berpotensi memperparah kondisi wilayah yang sebelumnya sudah terdampak banjir.



“Dalam dua hingga tiga hari terakhir, curah hujan kembali meningkat dan di beberapa daerah bahkan memicu banjir susulan. Oleh karena itu, operasi modifikasi cuaca masih terus kami lakukan,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers di Aceh, Kamis (18/12).



Untuk mendukung pelaksanaan operasi tersebut, BNPB menggandeng TNI Angkatan Udara dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Sejumlah armada pesawat telah disiagakan guna menjangkau wilayah rawan bencana. Tiga unit pesawat ditempatkan di Bandara Kualanamu untuk menjangkau Sumatera Utara dan Aceh, sementara tiga pesawat lainnya dipersiapkan untuk wilayah Sumatera Barat.



Abdul Muhari menjelaskan, cakupan wilayah operasi modifikasi cuaca dirancang secara menyeluruh agar dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin. Langkah ini diharapkan mampu mendukung kelancaran proses tanggap darurat dan pemulihan di daerah terdampak.



“Dengan pengendalian cuaca, kami berharap perbaikan infrastruktur, pembukaan akses jalan, serta distribusi bantuan kemanusiaan dapat berjalan optimal tanpa kembali terhambat oleh hujan lebat,” katanya.



Selain mencegah banjir lanjutan, operasi modifikasi cuaca juga dinilai penting untuk menjaga stabilitas wilayah selama masa pemulihan, termasuk pemulihan jaringan listrik, komunikasi, serta aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.



BNPB mencontohkan kejadian banjir yang kembali melanda Kota Padang beberapa waktu lalu sebagai pelajaran penting. Menurut Abdul, kondisi tersebut menjadi perhatian serius agar upaya pemulihan yang telah berjalan tidak kembali terganggu akibat cuaca ekstrem.



“Ini menjadi langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak berulang dan proses pemulihan dapat terus berjalan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Iklan