ADS

ads

,

Iklan

Wagub Dimyati Dorong Penguatan Disiplin dan Nasionalisme Lewat Baris-Berbaris

17 Nov 2025, 08:20 WIB Last Updated 2025-11-17T09:53:39Z


Pandeglang, ComunitynewsWakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya penguatan karakter pelajar melalui kegiatan baris-berbaris. Hal itu ia sampaikan saat membuka Lomba Kreativitas Baris-Berbaris (LKBB) Legenda 2025 Tingkat Provinsi Banten di GOR Graha Pancasila, Pandeglang, Minggu (16/11/2025).


Dalam sambutannya, Dimyati menilai baris-berbaris bukan hanya soal gerakan yang seragam, melainkan latihan yang membentuk disiplin, ketelitian, serta kemampuan bekerja sama. Menurutnya, generasi muda yang terbiasa mengikuti latihan tersebut cenderung memiliki karakter lebih tertib dan berjiwa kepemimpinan.


“Banyak manfaat yang lahir dari baris-berbaris. Ini membentuk karakter positif, terutama disiplin dan ketelitian yang sekarang mulai luntur di kalangan pelajar,” ujarnya.


Wagub juga menyoroti menurunnya rasa nasionalisme pada sebagian anak muda. Melalui kegiatan seperti LKBB, ia berharap semangat cinta tanah air kembali tumbuh sehingga para pelajar dapat berkembang menjadi generasi yang tangguh serta berkontribusi untuk kemajuan Banten.


Dimyati menambahkan, baris-berbaris juga sarat dengan nilai gotong royong. Kegiatan yang menuntut kekompakan tim ini, katanya, efektif menumbuhkan rasa kebersamaan dan mengikis sikap apatis di kalangan pelajar.


“Karakter gotong royong dan kerja tim ini penting. Anak-anak yang tumbuh dengan nilai itu akan menjadi pribadi yang sehat dan berkembang. Kalau SDM kita baik, IPM Banten pun akan naik,” tegasnya.


Ia berpesan agar pelajar tidak meremehkan kegiatan baris-berbaris meski terlihat sederhana. Menurutnya, aktivitas murah dan mudah ini justru membawa dampak besar terhadap pembentukan mental dan integritas generasi muda.


Ketua Pelaksana LKBB Legenda 2025, Agung Suprianto, menjelaskan bahwa tahun ini ajang tersebut diikuti 20 tim dari jenjang SMP dan SMA se-Banten. Ia menegaskan bahwa kompetisi tersebut menjadi media untuk memperkuat semangat kebangsaan dan membentuk karakter pelajar yang positif.


“Tujuan utama kegiatan ini adalah menanamkan nasionalisme kepada generasi muda,” ujar Agung.

Iklan