ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Prabowo Instruksikan Pengawasan Ketat Program MBG: “Ini Uang Rakyat, Tidak Boleh Ada Penyimpangan

18 Nov 2025, 13:54 WIB Last Updated 2025-11-18T06:54:13Z


Bekasi, ComunitynewsPresiden RI Prabowo Subianto kembali menegaskan bahwa seluruh jajaran pemerintah harus memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan tanpa celah penyimpangan. Penegasan itu disampaikan saat kunjungan kerja di Bekasi, Senin (17/11), di tengah upaya pemerintah memperkuat pengawasan menyusul beberapa insiden teknis yang terjadi di lapangan.


Prabowo menekankan bahwa MBG merupakan program strategis nasional yang menyangkut kepentingan langsung jutaan rakyat, sehingga pengelolaannya tidak boleh bersifat kompromistis.


“Tidak boleh ada sedikit pun penyimpangan. Persiapannya harus matang, pemantauan harus lebih keras. Semua prosedur yang perlu diambil, wajib diambil,” tegas Prabowo.


Ia juga mengingatkan bahwa dana program ini berasal dari uang rakyat, sehingga setiap tahapan pelaksanaannya harus mengikuti standar keamanan dan kehati-hatian yang ketat.


Target 82,9 Juta Penerima Manfaat


Hingga saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 44 juta penerima manfaat dari target nasional 82,9 juta orang. Meski demikian, Prabowo mengakui masih banyak masyarakat yang belum tersentuh manfaat program, terutama anak-anak sekolah.


“Saya ketemu masyarakat di jalan, ada anak-anak yang memanggil: ‘Pak, kami belum terima MBG.’ Karena itu kita ambil tanggung jawab untuk memenuhi sekitar 40 juta penerima lagi,” ujarnya.


Pengawasan Diperketat, Dapur Bermasalah Ditutup

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat mengatasi sekaligus mencegah terulangnya kasus keracunan makanan yang pernah terjadi. Sejumlah dapur penyedia MBG yang terindikasi bermasalah langsung dihentikan operasionalnya.


Pemerintah kemudian menjalankan rangkaian evaluasi, termasuk:

pemenuhan sertifikasi Laik Higiene Sanitasi (LHS) untuk seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG),peninjauan ulang kelayakan juru masak,penyederhanaan menu agar praktis tetapi tetap bergizi,


pemantauan rutin oleh puskesmas, pembentukan satgas di daerah untuk pengawasan kualitas makanan.Selain itu, pemerintah juga memperkuat landasan hukum penyelenggaraan program melalui Keputusan Presiden mengenai Tim Koordinasi dan Peraturan Presiden tentang tata kelola MBG.


Investasi Gizi untuk Generasi Masa Depan Prabowo menilai bahwa MBG bukan sekadar program bantuan makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat generasi muda Indonesia. Ia optimistis pemberian asupan protein dan gizi seimbang secara rutin akan berdampak pada kualitas kesehatan anak, tinggi badan, hingga perkembangan otak.


“Kalau mereka makan makanan yang benar, ototnya lebih baik, tulangnya lebih kuat, sel otaknya lebih cepat berkembang. Ini investasi kita untuk masa depan bangsa,” katanya.


Dengan pengawasan yang semakin ketat dan tata kelola yang terus diperbaiki, Prabowo berharap pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih baik dan meminimalkan potensi kelalaian hingga mencapai titik nol.

Iklan