ADS

ads

,

Iklan

Monumen Geger Cilegon Diresmikan, Pemkot Tegaskan Komitmen Menguatkan Memori Sejarah Kota Cilegon

18 Nov 2025, 00:31 WIB Last Updated 2025-11-18T01:35:07Z

 CilegonComunitynews— Pemerintah Kota Cilegon resmi membuka Monumen Geger Cilegon sebagai ruang publik baru yang mengangkat kembali nilai-nilai sejarah lokal



Peresmian yang berlangsung pada Senin (17/11/2025) ini turut dihadiri jajaran Forkopimda, termasuk Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Miftahul KhoirKapolres Cilegon, serta unsur Prokopim.


Wali Kota CilegonH. Robinsar, menekankan bahwa revitalisasi monumen merupakan langkah strategis untuk memastikan generasi muda tidak tercerabut dari akar sejarah daerahnya. 


Menurutnya, monumen tersebut bukan hanya simbol peringatan, tetapi juga fasilitas publik yang menyatu dengan kehidupan masyarakat.


“Monumen ini kami hadirkan sebagai ruang edukasi sejarah sekaligus ruang publik yang nyaman. Kami ingin sejarah Geger Cilegon tetap hidup dan mudah dipahami generasi masa depan,” kata Robinsar.


Disisi lain Dandim 0623/Cilegon Letkol Inf Miftahul Khoir mengapresiasi penataan monumen yang dikerjakan tanpa melibatkan pihak ketiga, setelah sebelumnya sempat muncul rencana kerja sama eksternal (Pihak Ketiga).


“Saya pikir ini akan digarap pihak ketiga. Tapi dengan langkah cepat Pak Wali dan dukungan Bank BJB, akhirnya pengerjaan dilakukan langsung. Hasilnya lebih bersih, rapi, dan jauh dari unsur komersial,” ujarnya.


Ia menilai penataan ini membuat kawasan monumen tampil sebagai ikon sejarah yang lebih layak dan nyaman dilihat masyarakat.


Tahapan Pembangunan dan Dukungan CSR

Robinsar menjelaskan bahwa proyek revitalisasi masih berjalan dalam dua tahap pekerjaan. Tahap pertama mencakup pemasangan paving blocklansekapkursi taman, dan lampu.


 Anggaran awal berada di kisaran Rp300 juta. Tahap selanjutnya menelan kebutuhan sekitar Rp700 juta, dengan dukungan CSR Bank BJB sebesar Rp300 juta.


Kepala Cabang BJB CilegonTino Adriano, mengatakan monumen yang kini tertata dapat menjadi titik edukasi sejarah bagi generasi muda. “Kalau sudah rapi begini, masyarakat yang melintas bisa lebih mengenal sejarah di tempat ini.
 Wajah kota juga jadi lebih bersih dan elok,” ucapnya.


Kebersihan, Pengamanan, dan Fasilitas Publik Wali Kota turut menegaskan komitmen menjaga kebersihan kawasan, sekaligus memastikan keamanan pengunjung. 


Petugas keamanan disiagakan hingga pukul 24.00 untuk memastikan kenyamanan publik.


Selain itu, monumen dilengkapi fasilitas ramah difabel, seperti guiding block bagi penyandang tunanetra dan jalur akses khusus. Sementara itu, area parkir diarahkan ke Alun-Alun Cilegon agar tidak mengganggu lalu lintas sekitar monumen.


Menguatkan Identitas Kota H.Robinsar menyebut revitalisasi ini bertujuan memperkuat identitas ruang publik, menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap sejarah Geger Cilegon, dan menjadikan kawasan tersebut sebagai ikon baru kota.


“Dengan penataan seperti ini, Cilegon punya ciri khas yang semakin kuat".


Ini wujud kecintaan kita terhadap sejarah Geger Cilegon,” tegasnya.

Iklan