ADS

ads

,

Iklan

Indonesia–Inggris Siapkan Kemitraan Strategis Baru, Prabowo–Starmer Sepakati Penguatan Program Maritim dan Pendidikan

22 Nov 2025, 20:46 WIB Last Updated 2025-11-22T13:46:59Z



Bogor, ComunitynewsPresiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menggelar pertemuan virtual pada Sabtu (22/11) untuk membahas arah baru hubungan bilateral kedua negara. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal menuju peluncuran Indonesia–UK Strategic Partnership yang dijadwalkan pada awal tahun depan.


Salah satu agenda utama adalah rencana perluasan Maritime Partnership Program (MPP). Kedua pemimpin sepakat memperkuat kerja sama keamanan laut, khususnya dalam pertukaran informasi, peningkatan kemampuan penegakan hukum di laut, serta pembangunan industri maritim.


Menurut informasi dari Babcock International, kerja sama MPP mencakup proyek pembangunan lebih dari 1.000 kapal penangkap ikan serta pengembangan armada pertahanan laut Indonesia melalui kolaborasi perusahaan galangan kapal nasional dengan perusahaan-perusahaan Inggris. Tidak dengan pola impor, kapal-kapal tersebut akan diproduksi di Indonesia menggunakan teknologi dan keahlian yang dibawa Inggris.


“Ini merupakan kerja sama bersejarah. Kita akan membangun kapal-kapal itu di dalam negeri dengan dukungan penuh teknologi Inggris,” kata Prabowo dalam pernyataan yang dikutip dari situs resmi Babcock.


Nilai kemitraan yang mencapai £4 miliar (sekitar Rp87,7 triliun) itu diyakini akan memberikan dorongan besar bagi industri perkapalan, penguatan pertahanan maritim, serta mendukung ketahanan pangan berbasis hasil laut. Prabowo menegaskan bahwa manfaat program tidak hanya pada sektor industri, tetapi juga pada pemberdayaan nelayan dan komunitas pesisir.


Di sisi lain, PM Starmer menilai kolaborasi ini sebagai bukti nyata bagaimana kemitraan internasional dapat menghasilkan dampak langsung bagi masyarakat. Ia menyoroti peluang kerja, dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kemampuan sektor pertahanan.


“Sebagai mitra dekat kami di G20, kerja sama ini menggarisbawahi komitmen bersama terhadap keamanan global dan kesejahteraan sosial,” ujar Starmer.


Pembahasan juga meluas ke bidang pendidikan. Starmer menyampaikan dukungan atas rencana ekspansi kampus-kampus ternama Inggris ke Indonesia serta komitmen pemerintah Inggris menyediakan hingga 10.000 beasiswa bagi pelajar Indonesia.


Selain agenda bilateral, kedua pemimpin turut menyoroti eskalasi krisis di Gaza. Prabowo dan Starmer sepakat mengenai pentingnya pembentukan stabilisation force internasional untuk melindungi warga sipil dan menjamin kelancaran bantuan kemanusiaan.


Pertemuan ini menegaskan babak baru hubungan Indonesia–Inggris, dengan fokus pada penguatan industri strategis, peningkatan kapasitas manusia, dan komitmen bersama terhadap stabilitas kawasan maupun global.

Iklan