ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Festival Kita Indonesia 2025 Resmi Dibuka, Gubernur Andra Soni Soroti Kejayaan Banten sebagai Warisan Peradaban

30 Nov 2025, 12:12 WIB Last Updated 2025-11-30T05:14:13Z

Serang, ComunitynewsPemerintah Provinsi Banten bersama Radio Republik Indonesia (RRI) resmi membuka Kita Indonesia RRI Fest 2025, Minggu (30/11/2025) di Gedung Negara Provinsi Banten. Acara yang dirancang sebagai ruang apresiasi budaya, sejarah, dan kreativitas masyarakat ini dibuka langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni.


Dalam sambutannya, Andra Soni menekankan bahwa Banten tidak hanya dikenal sebagai wilayah kaya potensi alam, tetapi juga memiliki catatan sejarah panjang yang ikut membentuk identitas masyarakat modern saat ini.


“Banten bukan sekadar daerah di peta Indonesia, melainkan perjalanan panjang sebuah peradaban. Jejak sejarah itu masih hidup hingga hari ini,” tutur Andra di hadapan tamu undangan, peserta kegiatan, serta komunitas seni dan budaya.


Warisan Budaya yang Masih Terjaga


Sebagai gambaran nyata peradaban yang tetap bertahan, Andra menyinggung keberadaan masyarakat Adat Baduy atau Kanekes. Menurutnya, komitmen masyarakat Baduy dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mempertahankan tradisi merupakan salah satu aset budaya yang harus terus dilestarikan.


“Masyarakat Baduy adalah penanda bahwa kearifan lokal tidak boleh hilang di tengah modernisasi,” ungkapnya.


Mengingat Kejayaan Kesultanan Banten


Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengingatkan kembali peran Kesultanan Banten sebagai salah satu kekuatan besar pada masa kejayaannya di abad ke-16 hingga ke-17. Pada masa itu, Banten menjadi pusat perdagangan rempah, pusat keilmuan, dan aktor penting dalam hubungan diplomatik internasional.



“Pada zamannya, Banten memiliki mata uang sendiri dan bahkan memiliki hubungan diplomatik dengan negara-negara di Eropa,” jelasnya.



Dengan fondasi sejarah tersebut, Andra menilai festival ini menjadi platform penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda serta memperkenalkan warisan budaya Banten kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan dari luar daerah.


Rangkaian Acara Dari Fun Run hingga Pentas Seni Festival dibuka dengan kegiatan fun run sepanjang 5 kilometer yang diikuti oleh lebih dari 1000 peserta dari berbagai kalangan. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya minat masyarakat yang hadir sejak pagi.



Selain olahraga, festival ini juga menghadirkan pertunjukan seni khas Banten, mulai dari atraksi Debus hingga pertunjukan musik keroncong dan pop.


Andra berharap festival ini menjadi agenda tahunan yang dapat memperkuat identitas Banten sebagai daerah yang kaya budaya, sejarah, dan potensi wisata.


“Banten punya alam yang indah, budaya yang kuat, dan sejarah yang luar biasa. Saya mengajak seluruh masyarakat: Ayo, kenali, dan datang ke Banten,” ucapnya dengan penuh semangat.

Iklan