ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Banten Dorong Aktivasi Pelabuhan Ekspor-Impor untuk Tekan Biaya Logistik

19 Nov 2025, 15:49 WIB Last Updated 2025-11-19T08:49:12Z


Cilegon, ComunitynewsGubernur Banten, Andra Soni, mendorong agar salah satu pelabuhan di Banten segera ditetapkan sebagai pelabuhan ekspor-impor barang umum. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah sekaligus mengurangi ketergantungan arus logistik pada Pelabuhan Tanjung Priok.


Pernyataan tersebut disampaikan Andra Soni saat menghadiri peluncuran Jalur Logistik Multimoda Kereta Api dan Kapal Roro di Dermaga PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), Kota Cilegon, Selasa (18/11/2025). Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono, turut hadir dalam kegiatan tersebut.


Dorong Efisiensi dan Pertumbuhan Ekonomi


Andra Soni menilai Banten memiliki posisi geografis yang sangat strategis dalam jalur perdagangan nasional maupun internasional. Dengan kawasan industri besar dan pelabuhan di sekitar Selat Sunda, ia optimistis Banten dapat menjadi pusat distribusi yang lebih efisien.


Menurutnya, selama ini beban logistik nasional meningkat karena seluruh arus barang terpusat di Tanjung Priok. Kondisi tersebut memicu kepadatan, biaya tinggi, hingga naiknya penggunaan bahan bakar bersubsidi.


“Kalau pelabuhan di Banten diaktifkan, bukan hanya mempercepat distribusi, tetapi juga mengurangi pemborosan biaya logistik,” ujar Andra Soni.


Ia bahkan menyatakan keyakinannya bahwa kontribusi Banten akan sangat kuat terhadap target pertumbuhan ekonomi nasional.


Menko IPK Beri Dukungan


Menko IPK AHY mendukung penuh inisiatif tersebut. Ia menyebut integrasi transportasi darat dan laut menjadi kunci menekan masalah over dimension overload (ODOL) dan risiko kecelakaan.


Pengoperasian kapal Roro rute KBS Cigading–Pelabuhan Panjang, Lampung, disebutnya mampu memperlancar pergerakan logistik. Kapal tersebut dapat mengangkut hingga 300 truk atau 600 kendaraan kecil.


“Ini bukan hanya soal pengangkutan baja, tapi juga komoditas pangan, pakan, hingga kontainer BBM,” jelas AHY.


Dampak pada Pendapatan Daerah


Direktur Utama PT Krakatau Steel, Muhammad Akbar Johan, menambahkan bahwa jalur kereta api yang terintegrasi dengan kawasan industri turut membuka peluang efisiensi baru bagi pengangkutan produk baja.


Ia menyebut pemeriksaan dokumen barang langsung di Cilegon akan memberikan nilai tambah bagi daerah serta menarik investor baru untuk memanfaatkan fasilitas pelabuhan.

Iklan