![]() |
| Ilustrasi |
Banjir Cilegon akibat hujan deras yang mengguyur pada Sabtu (8/11/2025) menyebabkan lima wilayah di kota industri tersebut terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi, mulai dari 50 sentimeter hingga selutut orang dewasa.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon mencatat wilayah yang terdampak antara lain Rokal, Pagebangan, Seneja (dekat area tandon), Jalan Nakula BBS III, dan Cigading. Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Suhendi, menjelaskan bahwa curah hujan yang tinggi menjadi faktor utama penyebab banjir kali ini.
“Air dari saluran yang ada tidak tertampung karena penyempitan, pendangkalan, dan juga banyak tumpukan sampah di drainase,” ujar Suhendi saat dikonfirmasi, Sabtu sore.
Saluran Tersumbat dan Drainase Dangkal Jadi Pemicu
Menurut BPBD, sistem drainase di beberapa kawasan Cilegon sudah tidak mampu menampung debit air saat hujan intens. Kondisi tersebut diperparah oleh tumpukan sampah yang menyumbat aliran air. Beberapa titik bahkan mengalami genangan yang cukup lama karena aliran air menuju sungai terhambat.
Pemkot Cilegon Turun Langsung ke Lapangan
Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon langsung meninjau lokasi banjir. Wali Kota Cilegon bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum (PU) diketahui telah meninjau kawasan Rokal yang menjadi salah satu titik terdampak terparah.
“Tadi siang Pak Wali bersama tim dari PU sudah ke lokasi. Ada rencana tindak lanjut berupa revitalisasi aliran sungai agar banjir tidak terus berulang,” tambah Suhendi.
Koordinasi dengan Kawasan Industri
Untuk kawasan Cigading, BPBD akan berkoordinasi dengan pihak industri setempat. Hal ini dilakukan karena sebagian saluran air di wilayah tersebut terhubung langsung ke kawasan industri.
“Kita akan bekerja sama dengan pihak industri agar ada solusi bersama, terutama untuk perbaikan drainase dan pengelolaan saluran air,” jelas Suhendi.
Data Sementara: 30 KK Terdampak di Cigading
Hingga Sabtu malam, BPBD Cilegon melaporkan 30 Kepala Keluarga (KK) atau 202 jiwa terdampak banjir di Cigading, termasuk 10 balita dan 2 lansia. Data dari wilayah lainnya masih dalam proses pendataan karena tim gabungan masih melakukan pemantauan dan evakuasi di lapangan.
Langkah Antisipasi dan Imbauan
BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. Warga juga diingatkan agar tidak membuang sampah ke saluran air serta melaporkan segera jika ditemukan penyumbatan di area sekitar tempat tinggal.


