ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Sinergi Kantah-PUPR Cilegon dalam Penataan Aset Tanah

27 Okt 2025, 16:26 WIB Last Updated 2025-10-27T09:26:53Z

 


Comunitynews | Dalam rangka mendukung ketepatan arah pembangunan kota, Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Cilegon turut hadir dalam kegiatan Ekspose Inventarisasi Tanah Jalan, Tanah Kosong, dan Tanah Wakaf di wilayah Kecamatan Cibeber Tahun Anggaran 2025. 


Acara yang digelar oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Cilegon itu berlangsung pada Senin, 27 Oktober 2025.


Kehadiran Kantah Cilegon diwakili oleh Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Ali Sadikin, S.H., M.Kn., serta Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan, Imam Sukoco, S.Kom. 


Keduanya berperan memberikan pendampingan teknis terkait validasi dan keselarasan data aset pertanahan yang menjadi acuan kebijakan pembangunan.

Hasil inventarisasi PUPR menunjukkan terdapat 61 bidang tanah jalan, 25 bidang tanah kosong, serta 123 bidang tanah wakaf di wilayah Kecamatan Cibeber. 


Data tersebut dinilai menjadi landasan vital dalam memperkuat kepastian hukum aset publik sekaligus optimalisasi manfaatnya bagi masyarakat.


Ali Sadikin menegaskan komitmen Kantah dalam menjamin akurasi data pertanahan.


“Inventarisasi aset harus dilakukan berkelanjutan guna menghindari permasalahan hukum maupun tata ruang di masa depan. Kami siap mendampingi pemerintah daerah dalam memberikan kepastian hukum atas setiap aset yang dikelola,” ujarnya.


Pihak PUPR Kota Cilegon juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terbangun dengan Kantah Cilegon. Kerja sama tersebut dinilai menjadi faktor kunci dalam memastikan status aset yang jelas, transparan, dan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi kepentingan publik.


Ke depan, kedua instansi berkomitmen menindaklanjuti inventarisasi melalui verifikasi lapangan serta pemutakhiran data secara berkala. 


Dengan pengelolaan aset yang lebih akuntabel, pembangunan di Kota Cilegon diharapkan dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Iklan