CILEGON,Comunitynews— Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon melalui Bidang Pemenuhan UKPUKM Tim YankesSik bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Cilegon menggelar kegiatan donor darah bertema “DORAYAKI (Donor Darah Untuk Menurunkan Angka Kematian Ibu dan Anak)”.
Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) ini merupakan upaya mendukung ketersediaan darah yang aman, mudah diakses, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, sekaligus membantu menurunkan angka kematian ibu dan anak.
Kegiatan tersebut menindak lanjuti Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 Pasal 301, yang mengatur tanggung jawab pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pelayanan darah.
Humas Dinkes Kota Cilegon, Cahya, menyampaikan kepada awak media pada Kamis (29/10/2026), bahwa kegiatan donor darah ini diikuti masyarakat umum serta perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon.
Berdasarkan data pelaksanaan kegiatan, sebanyak 42 orang mendaftarkan diri sebagai calon pendonor. Dari jumlah tersebut, 33 orang dinyatakan memenuhi syarat dan berhasil mendonorkan darahnya.
Kegiatan DORAYAKI ini merupakan pelaksanaan ketiga sepanjang 2026. Kegiatan pertama digelar pada 30 April 2026 dengan 37 pendonor, sedangkan kegiatan kedua dilaksanakan pada 22 Juli 2026 dengan 41 pendonor.
Dengan pelaksanaan pada Oktober ini, Dinkes Kota Cilegon terus mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, khususnya bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Ke depan, Dinkes Kota Cilegon berencana melaksanakan kegiatan donor darah secara rutin setiap tiga bulan sekali. Langkah ini diharapkan dapat membantu menjaga ketersediaan stok darah dan mendukung pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Cilegon.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat Kota Cilegon yang membutuhkan,” demikian pesan yang disampaikan melalui Humas Dinkes Kota Cilegon.
Dinkes Kota Cilegon juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sebagai wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan.
“Setetes darahmu, harapan bagi sesama. Yuk, jadi pahlawan kemanusiaan hari ini.”






