TANGERANG — Stadion Ki Petal, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Turnamen Sepak Bola Bupati Cup U-17 2026, Selasa (8/9/2026).
Turnamen yang diikuti perwakilan dari sejumlah kecamatan di Kabupaten Tangerang tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi antarpemain muda, tetapi juga dimanfaatkan untuk mencari dan memantau talenta sepak bola potensial yang nantinya dapat dikembangkan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion Ki Petal, empat tim tampil dalam laga penyisihan. Kecamatan Rajeg berhasil mengalahkan Kosambi dengan skor 1-0, sedangkan Kecamatan Sepatan menang atas tuan rumah Sukadiri dengan skor 3-0.
Pertandingan berlangsung sengit dan mendapat perhatian dari masyarakat. Selain menjadi kompetisi, Bupati Cup U-17 juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkecamatan sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan sepak bola usia muda di Kabupaten Tangerang.
Direktur Departemen Peningkatan Teknik PSSI Kabupaten Tangerang, H. Agus Supratman, mengatakan turnamen tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan pemain usia 17 tahun.
Menurutnya, pihak PSSI Kabupaten Tangerang melakukan pemantauan terhadap pemain yang berasal dari masing-masing kecamatan. Pemain yang dinilai memiliki kemampuan dan potensi akan kembali diseleksi untuk memperkuat tim usia 17 tahun Kabupaten Tangerang.
"Dalam rangka Bupati Cup ini, penting bagi kita untuk meningkatkan kualitas Bupati Cup usia 17. Jadi, kita pantau para pemain usia 17 yang asli dari masing-masing kecamatan," ujar Agus seusai pertandingan.
Ia menjelaskan, proses seleksi akan dilakukan setelah seluruh rangkaian pertandingan berlangsung. Para pemain terpilih nantinya akan dikumpulkan dan dibentuk menjadi satu tim PSSI Kabupaten Tangerang U-17.
Langkah tersebut, kata Agus, sejalan dengan arah pembinaan olahraga yang menitikberatkan pada peningkatan prestasi. Pemain hasil seleksi juga berpeluang mendapatkan pembinaan lanjutan dan diarahkan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.
"Terus progresnya nanti kita seleksi para pemain ini, usia 17. Nanti kita bentuk satu tim PSSI Kabupaten pada usia 17," katanya.
Agus menyebut pemain hasil pemantauan nantinya dapat diproyeksikan untuk mendapatkan kesempatan bergabung atau mengikuti seleksi menuju Persita U-18 maupun kompetisi Liga 4 dan Liga 3.
"Prestasinya kita seleksi para pemain untuk kita bentuk di usia 17 dan nanti ke depannya akan dibina terus. Hasil seleksi kemudian bisa diarahkan ke Persita U-18 atau Liga 4 maupun Liga 3," tuturnya.
Turnamen Bupati Cup U-17 sendiri melibatkan kecamatan-kecamatan di Kabupaten Tangerang. Namun, menurut Agus, terdapat satu kecamatan yang tidak mengikuti kompetisi karena mengalami keterbatasan pemain yang memenuhi persyaratan usia.
Ia menjelaskan, regulasi turnamen mewajibkan pemain U-17 berasal dari kecamatan masing-masing. Kondisi tersebut membuat kecamatan yang memiliki keterbatasan pemain U-17 tidak dapat mengambil pemain dari wilayah lain.
"Ada salah satu kecamatan yang tidak ikut karena mereka merasa tidak punya pemain U-17. Pemain U-15 mereka ada, tetapi untuk U-17 minim," jelasnya.
"Aturannya pemain U-17 itu asli dari kecamatan tersebut. Makanya mereka kesulitan karena tidak bisa mengambil pemain dari luar kecamatan," tambah Agus.
Ia berharap pertandingan yang masih berlangsung pada tahap awal tersebut dapat memperlihatkan lebih banyak pemain muda berkualitas dari kecamatan lainnya.
Menurutnya, proses pemantauan masih akan terus dilakukan karena masih terdapat sejumlah kecamatan yang belum memainkan pertandingan.
"Mudah-mudahan ada pemain yang kualitasnya bisa kita lihat nanti. Mereka akan kita ambil untuk diseleksi di usia 17 di PSSI Kabupaten Tangerang," pungkasnya.


