ADS

ads

,

Iklan

Novel Karya Penulis Cilegon Tembus Pameran Buku Internasional di Kuala Lumpur

3 Jun 2026, 20:03 WIB Last Updated 2026-06-03T13:03:57Z


CILEGON, Comunitynews––Kabar membanggakan datang dari dunia literasi Kota Cilegon. Novel Eat My Belly karya penulis asal Cilegon berhasil tampil dalam ajang Kuala Lumpur International Book Fair (Pesta Buku Antarbangsa Kuala Lumpur) 2026 yang berlangsung di Malaysia pada 29 Mei hingga 7 Juni 2026.



Kabar tersebut disampaikan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kota Cilegon, Riezka Budhi Mustika, melalui pesan WhatsApp pada Rabu (3/6/2026).



Riezka mengungkapkan rasa syukur atas perjalanan novel yang ditulis oleh sang istri tersebut. Novel Eat My Belly pertama kali terbit pada 8 Mei 2025 dan kini, tepat satu tahun setelah peluncurannya, berhasil menembus panggung literasi internasional.



"Alhamdulillah, dengan izin Allah SWT, novel Eat My Belly dapat mengikuti Kuala Lumpur International Book Fair 2026. Saat novel ini terbit setahun lalu, kami hanya memanjatkan doa sederhana agar kisah Karin Safari, tokoh utama dalam novel tersebut, dapat dibaca oleh masyarakat Indonesia dan mudah-mudahan juga oleh masyarakat dunia," ujar Riezka.



Menurutnya, perjalanan novel tersebut menjadi bukti bahwa karya literasi memiliki peluang besar untuk menjangkau pembaca lintas daerah bahkan lintas negara.



"Alhamdulillah, secara perlahan namun pasti Allah SWT mengizinkan novel Eat My Belly dibaca oleh para pembaca dari Sabang sampai Merauke. Kini karya tersebut bisa terbang lebih tinggi, dari Kota Cilegon hingga Malaysia. Sebelumnya, novel ini juga telah hadir dalam sejumlah kegiatan literasi di Brussel dan London," katanya.



Riezka menambahkan, keikutsertaan Eat My Belly dalam pameran buku internasional menjadi kebanggaan tersendiri karena karya tersebut dapat bersanding dengan berbagai karya sastra besar Indonesia lainnya.



"Di Kuala Lumpur, Karin Safari kembali bersanding dengan Dilan, tokoh populer dalam novel karya Pidi Baiq, serta karya-karya besar literasi Indonesia lainnya yang turut dipamerkan dalam ajang internasional tersebut," ungkapnya.



Keberhasilan Eat My Belly menembus pameran buku internasional menjadi bukti bahwa karya sastra daerah mampu menembus batas geografis dan membawa nama Kota Cilegon ke panggung literasi dunia.

Iklan