ADS

ads

,

Iklan

Buka Peparpeda IX Banten 2026, Gubernur Andra Soni Atlet Paralimpik Generasi Hebat dan Inspiratif

25 Jun 2026, 11:12 WIB Last Updated 2026-06-25T04:12:26Z


CILEGON, Comunitynews-– Gubernur Banten, Andra Soni, secara resmi membuka Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Tahun 2026 Provinsi Banten yang berlangsung di Asa Sport Center, Kota Cilegon, Rabu (24/6/2026). 


Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan bahwa para atlet paralimpik merupakan generasi hebat, pemberani, dan menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda di Provinsi Banten.


Di hadapan para atlet, pelatih, dan official yang hadir, Gubernur menyampaikan apresiasi tinggi atas semangat juang yang ditunjukkan para peserta Peparpeda. Menurutnya, keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah.


"Kalian semua adalah generasi hebat dan pemberani serta menjadi inspirasi bagi kita semua warga Banten. Keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita dan prestasi," ujar Andra Soni.


Ia menjelaskan bahwa menjadi seorang atlet membutuhkan kedisiplinan, ketahanan mental, kerja keras, serta kemauan kuat untuk bangkit setiap menghadapi tantangan. Oleh karena itu, atlet paralimpik dinilai sebagai pribadi-pribadi istimewa yang mampu memberikan motivasi dan teladan bagi masyarakat luas.


Lebih lanjut, Andra Soni menegaskan bahwa penyelenggaraan Peparpeda IX Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam proses pembinaan dan pengembangan atlet-atlet disabilitas di Provinsi Banten. Ajang ini sekaligus menjadi sarana evaluasi kemampuan atlet dalam mempersiapkan diri menuju kompetisi yang lebih tinggi.


Pemerintah Provinsi Banten, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memperkuat kebijakan pembangunan olahraga daerah yang inklusif, termasuk memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas.


"Kami meyakini investasi dalam pembinaan atlet paralimpik tidak hanya menghasilkan prestasi olahraga, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang unggul, mandiri, berdaya saing, serta menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap Banten sebagai daerah yang maju dan inklusif," tegasnya.


Sementara itu, Wali Kota Cilegon, Robinsar, turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia menekankan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menyerah dalam menggapai impian dan prestasi.


Menurutnya, Peparpeda bukan sekadar ajang kompetisi olahraga, melainkan wadah untuk membangun karakter, memperluas pengalaman, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang positif.


"Keterbatasan bukan penghalang. Kemauan adalah kunci keberhasilan. Jadikan ajang ini sebagai sarana untuk belajar, berkembang, dan menunjukkan kemampuan terbaik yang dimiliki," pesan Robinsar.


Peparpeda IX Provinsi Banten Tahun 2026 berlangsung selama empat hari, mulai 24 hingga 27 Juni 2026. Sebanyak 180 atlet serta 80 official dan pelatih dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Banten turut ambil bagian dalam ajang olahraga pelajar disabilitas tersebut.


Selain menjadi ajang kompetisi, Peparpeda IX juga menjadi bagian dari persiapan menuju Peparpenas XIX Tahun 2027 yang akan diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir atlet-atlet paralimpik muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama Banten di tingkat nasional bahkan internasional.


Dengan semangat sportivitas, persaudaraan, dan pantang menyerah, Peparpeda IX Banten 2026 menjadi bukti nyata bahwa prestasi dapat diraih oleh siapa saja yang memiliki tekad kuat dan semangat juang yang tinggi.

Iklan