Cilegon, Comunitynews—Di tengah padatnya aktivitas sebagai aparatur pemerintah, Lurah Cibeber, Nasrullah, menunjukkan komitmen nya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan cara yang sederhana namun bermakna.
Selepas menjalankan tugas pemerintahan setiap hari, ia tetap meluangkan waktu untuk mengajar ngaji kepada santri dan santriwati di lingkungan majelisnya, saat temu wawancara bersama team Comunitynews Kamis (12/05/2026).
Nasrullah mengungkapkan bahwa pengabdian tidak berhenti hanya pada pelayanan administratif kepada warga.
Menurutnya, membina generasi muda melalui pendidikan agama juga merupakan bagian penting dari tanggung jawab moral seorang pemimpin di tingkat kelurahan.
“Selain aktivitas pagi dalam pengabdian saya kepada masyarakat, selepas itu saya masih terus melanjutkan pengabdian kepada santri dan santriwati,” ujarnya.
Kegiatan mengajar ngaji tersebut rutin dilakukan di majelis yang berada di lingkungan tempat tinggalnya.
Dengan penuh kesabaran, Perhatian Nasrullah membimbing anak-anak membaca Al-Qur’an serta menanamkan nilai-nilai akhlak sejak dini.
Warga sekitar pun memberikan apresiasi atas dedikasi yang ditunjukkan oleh lurah mereka. Di tengah kesibukan sebagai pejabat publik, kehadiran Nasrullah sebagai pengajar ngaji dinilai mampu menjadi teladan positif bagi masyarakat, khususnya dalam membangun keseimbangan antara tugas duniawi dan tanggung jawab spiritual.
Kisah ini menjadi cerminan bahwa peran seorang pemimpin tidak hanya diukur dari kinerja birokrasi, tetapi juga dari kepedulian dan kontribusinya dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.


