ADS

ads

,

Iklan

Kantor Kelurahan Dinilai Kusam dan Minim Pembenahan, Warga Soroti Kepemimpinan Lurah Tegalratu

11 Mei 2026, 11:02 WIB Last Updated 2026-05-11T04:02:51Z


CILEGON, Comunitynews— Sorotan publik terhadap tata kelola dan pola kepemimpinan di Kelurahan Tegalratu, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon mulai mencuat. Sejumlah elemen masyarakat mempertanyakan pengelolaan anggaran pemeliharaan infrastruktur kantor kelurahan yang dinilai jauh dari kata resik, cerah, dan representatif sebagai fasilitas pelayanan publik.



Selain kondisi fisik kantor yang dianggap kurang terawat, warga juga menyoroti sikap lurah yang dinilai kurang aktif membangun komunikasi sosial dengan masyarakat.



Keluhan tersebut disampaikan sejumlah warga kepada wartawan pada Sabtu (09/05/2026). Salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku hingga kini belum merasakan kehadiran lurah secara nyata di tengah masyarakat.



“Kayanya lurah ini tertutup, jarang terlihat turun langsung atau berbaur dengan warga. Padahal masyarakat butuh pemimpin yang mau hadir dan mendengar,” ujarnya.



Menurut warga, minimnya interaksi sosial membuat sebagian masyarakat bahkan belum mengenal dekat sosok pimpinan baru di Kelurahan Tegalratu. Kondisi itu dinilai menciptakan jarak antara aparatur pemerintahan dengan masyarakat yang seharusnya dilayani secara terbuka dan humanis.



Sorotan warga semakin menguat setelah kondisi lingkungan kantor kelurahan dinilai memprihatinkan. Bangunan kantor disebut tampak kusam dan kurang memiliki sentuhan perawatan. Bahkan, area halaman kantor sebelumnya sempat dipenuhi rumput liar yang menimbulkan kesan tidak terurus.



“Kalau dilihat, kantor kelurahannya kurang terawat. Rumput juga sempat panjang. Ini kan kantor pelayanan masyarakat, seharusnya jadi contoh kebersihan dan kenyamanan,” kata warga lainnya.



Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait efektivitas pengelolaan anggaran pemeliharaan infrastruktur dan kebersihan lingkungan kantor pemerintahan di tingkat kelurahan. Warga berharap adanya transparansi serta perhatian serius terhadap fasilitas pelayanan publik yang setiap hari digunakan masyarakat.



Diketahui, jabatan Lurah Tegalratu saat ini diemban Bahroni, SE yang menggantikan pejabat sebelumnya, Husnimah, SE, MM. Warga menilai kepemimpinan baru seharusnya mampu menghadirkan perubahan, baik dari sisi estetika lingkungan kantor, peningkatan pelayanan, maupun pendekatan sosial kepada masyarakat.



Dalam struktur pemerintahan, lurah tidak hanya menjalankan fungsi administratif birokrasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, serta membangun komunikasi yang sehat dengan lingkungan RT, RW, tokoh masyarakat, Karang Taruna, hingga kelompok PKK.



Keaktifan lurah di lapangan dinilai menjadi indikator penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Sebab, pelayanan publik bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut kepedulian, responsivitas, dan keterlibatan sosial terhadap persoalan warga.



Secara normatif, lurah sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki kewajiban memberikan pelayanan publik secara profesional, transparan, dan responsif. Ketika pelayanan maupun pembinaan masyarakat dianggap tidak berjalan optimal, masyarakat memiliki hak untuk menyampaikan pengaduan kepada camat, inspektorat daerah, maupun Ombudsman Republik Indonesia.



Team media Comunitynews telah mencoba melakukan upaya konfirmasi dengan mendatangi kantor Kelurahan Tegalratu pada Senin (11/05/2026). Namun, pihak kelurahan menyampaikan bahwa lurah sedang menghadiri agenda rapat Kota Sehat sehingga belum dapat ditemui.



Hingga berita ini ditayangkan, belum ada penjelasan resmi maupun keterangan konkret dari pihak Kelurahan Tegalratu maupun Kecamatan Ciwandan terkait sorotan masyarakat tersebut.



Masyarakat berharap Pemerintah Kota Cilegon dan pihak Kecamatan Ciwandan dapat melakukan evaluasi terhadap pelayanan serta pola kepemimpinan di tingkat kelurahan agar kualitas pelayanan publik dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan tetap terjaga.

Iklan