ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Gebyar PAUD Sukadiri , Dorong Kreativitas Anak Usia Dini dan Pelestarian Budaya Lokal

7 Feb 2026, 15:07 WIB Last Updated 2026-02-07T08:07:36Z

 

Gebyar PAUD Sukadiri 2026: Dorong Kreativitas Anak Usia Dini dan Pelestarian Budaya Lokal

SUKADIRI, TANGERANG — Gebyar PAUD Sukadiri 2026 yang digelar Pemerintah Kecamatan Sukadiri melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menjadi momentum penting dalam penguatan pendidikan anak usia dini. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) ini diikuti ratusan peserta didik PAUD bersama orang tua, sebagai ajang apresiasi sekaligus ruang edukatif untuk menumbuhkan kreativitas, karakter, dan keberanian anak sejak dini.


Gebyar PAUD tersebut mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Dinas Pendidikan menegaskan pentingnya kolaborasi antara guru, orang tua, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.


Camat Sukadiri, Ahmad Saeful Anwar, S.Sos., S.IP., M.Si., dalam sambutannya menekankan peran strategis guru PAUD dalam membentuk generasi masa depan yang berkarakter. Ia menyampaikan bahwa pendidikan karakter, etika, dan kepribadian harus menjadi fondasi utama sejak usia dini agar anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berakhlak, dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

“Pemerintah akan terus mendorong para pendidik PAUD untuk mengintegrasikan nilai-nilai karakter ke dalam proses pembelajaran sehari-hari,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Panitia Gebyar PAUD Sukadiri 2026, Ayoh Maesyaroh Srikandi, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini diikuti sekitar 650 peserta didik PAUD bersama orang tua. Ia menyebutkan, konsep Gebyar PAUD kali ini merupakan transformasi dari kegiatan manasik yang sebelumnya rutin dilaksanakan, menjadi kegiatan yang lebih menstimulasi kreativitas anak.


“Anak-anak mengikuti berbagai aktivitas seperti mewarnai, menggambar, serta menari tarian dari beragam tradisi. Pendekatan ini membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan, namun tetap terarah dengan pendampingan para guru,” jelasnya.


Selain penguatan karakter dan kreativitas, Gebyar PAUD Sukadiri 2026 juga menaruh perhatian besar pada pelestarian budaya lokal. Pendidikan budaya Sunda dan budaya Jawa Barat diperkenalkan sejak usia dini sebagai upaya menanamkan jati diri serta rasa cinta anak terhadap daerahnya.

“Kami ingin menghidupkan budaya melalui anak-anak. Ke depan, budaya lokal ini direncanakan dibawa ke tingkat kabupaten dan dimasukkan dalam kurikulum maupun kegiatan ekstrakurikuler,” tambah Ayoh.


Gebyar PAUD Sukadiri 2026 menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam menghadirkan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya edukatif dan menyenangkan, tetapi juga sarat nilai budaya dan karakter. Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan generasi penerus yang kreatif, berbudaya, dan berdaya saing sejak usia dini. ARIS

Iklan