Jakarta, Comunitynews— Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus mengintensifkan penyaluran bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana di Pulau Sumatra. Upaya ini dilakukan untuk memastikan seluruh bantuan logistik dapat diterima masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil dengan akses terbatas.
Di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, personel Yonif 122/Tombak Sakti harus berjalan kaki menembus medan berat menuju Desa Nauli 2, Kecamatan Sitahuis. Kondisi jalan yang masih berupa tanah dan dikelilingi kawasan hutan membuat kendaraan tidak dapat melintas, sehingga distribusi bantuan dilakukan secara manual.
Pada Jumat (9/1), para prajurit terlihat memanggul dus-dus bantuan logistik di pundak mereka. Kehadiran aparat disambut hangat oleh warga setempat, termasuk anak-anak yang mengikuti rombongan prajurit hingga ke desa tujuan.
"Penyaluran bantuan tidak hanya difokuskan di Sumatra Utara. Di Provinsi Aceh, TNI juga mengirimkan bantuan perlengkapan ibadah dan kebutuhan sandang berupa mukena, sajadah, baju koko, handuk, serta pakaian dengan total berat sekitar 150 kilogram ke Desa Lubuk Sidup, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang.
Selain itu, bantuan pangan berupa 300 kilogram sembako dan 1.200 kilogram beras turut disalurkan ke Kabupaten Gayo Lues. Pengiriman bantuan tersebut dilakukan melalui Bandara Blangkejeren dengan menggunakan pesawat dan helikopter milik TNI Angkatan Laut pada Selasa (6/1).
Distribusi logistik ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah bersama kementerian dan lembaga terkait untuk menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi darurat. Meski dihadapkan pada medan yang sulit, TNI tetap berkomitmen memastikan bantuan dapat menjangkau seluruh wilayah terdampak.
Langkah tersebut menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan, hingga ke pelosok negeri.


