ADS

ads

,

Iklan

Tahun Baru 2026 di Pengungsian Batu Hula, Prabowo Pilih Dekat dengan Korban Bencana

1 Jan 2026, 13:34 WIB Last Updated 2026-01-01T06:34:45Z


Batang Toru, Comunitynews— Pergantian tahun 2025 menuju 2026 menjadi malam yang tak terlupakan bagi warga Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Di tengah duka akibat gempa bumi dan longsor, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memilih mengawali tahun baru bersama para pengungsi di posko pengungsian, Selasa malam (31/12/2025).


Kehadiran Presiden di lokasi pengungsian menghadirkan suasana haru sekaligus hangat. Warga dari berbagai usia menyambut langsung kehadiran Kepala Negara dengan penuh antusias. Meski dalam kondisi sederhana dan terbatas, kebersamaan antara Presiden dan masyarakat terasa begitu dekat tanpa sekat.


Sejak malam hari, warga pengungsi berkumpul mengikuti rangkaian kegiatan sederhana yang disiapkan di posko, mulai dari nonton bersama hingga bernyanyi bersama. Kegiatan tersebut menjadi hiburan sekaligus penguat semangat bagi warga yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.


Menjelang pergantian tahun, suasana berubah menjadi khidmat. Presiden Prabowo memimpin doa awal tahun yang diikuti oleh seluruh warga pengungsian. Dalam suasana hening, doa dipanjatkan sebagai harapan akan keselamatan, kekuatan, dan pemulihan bagi seluruh masyarakat terdampak bencana. Momen tersebut dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Tanah Airku secara bersama-sama.


“Selamat Tahun Baru. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan perlindungan dan kekuatan bagi kita semua,” ucap Presiden Prabowo dalam sambutannya.


Usai doa bersama, Presiden menyapa warga satu per satu, menyalami para orang tua, serta memeluk anak-anak pengungsi. Warga pun membalas dengan doa tulus agar Presiden senantiasa diberi kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Indonesia.


Kehangatan malam itu semakin terasa saat Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, mengajak warga dan Presiden menyanyikan lagu daerah Sinanggar Tullo. Lagu khas Sumatra Utara tersebut dinyanyikan bersama dengan penuh semangat, menghadirkan senyum dan keceriaan di tengah keterbatasan pengungsian.


Rangkaian kegiatan malam pergantian tahun ditutup dengan beberapa lagu daerah lainnya yang dinyanyikan bersama warga. Tepuk tangan dan canda ringan mewarnai suasana, menciptakan rasa kekeluargaan yang kuat antara pemimpin dan rakyatnya.



Sebelum meninggalkan lokasi, Presiden Prabowo kembali menyapa warga dari atas kendaraan. Ucapan terima kasih, doa, dan harapan keselamatan mengiringi kepergian Presiden dari Desa Batu Hula.


“Semoga Bapak Presiden selalu sehat dan diberi keselamatan,” ujar salah seorang warga pengungsi.



Di tengah kondisi pengungsian, kebersamaan Presiden dan masyarakat pada malam pergantian tahun tersebut menjadi simbol kehadiran negara serta harapan baru bagi warga Batu Hula dalam menyongsong tahun 2026.

Iklan