ADS

ads

,

Iklan

Setahun Berjalan, Program MBG Jangkau 55 Juta Warga, Prabowo Tekankan Standar Tanpa Kesalahan

6 Jan 2026, 19:08 WIB Last Updated 2026-01-06T12:08:12Z


Bogor, Comunitynews— Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus disempurnakan meskipun telah mencatat capaian signifikan dalam tahun pertamanya. Hingga Januari 2026, program tersebut telah menjangkau sekitar 55 juta penerima manfaat yang terdiri dari anak-anak dan ibu hamil di berbagai daerah.



Hal itu disampaikan Presiden saat Taklimat Awal Tahun 2026 bersama jajaran kabinet di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026). Prabowo menyebut capaian tersebut sebagai prestasi besar, terutama jika dibandingkan dengan implementasi program serupa di negara lain.



Menurut Prabowo, dalam waktu satu tahun Indonesia mampu melampaui jumlah penerima manfaat yang dicapai negara lain dalam kurun waktu lebih lama. Ia mencontohkan Brasil yang memerlukan lebih dari satu dekade untuk menjangkau 40 juta penerima.



Meski demikian, Kepala Negara menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh berpuas diri. Ia mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan MBG, meskipun tingkat keberhasilannya telah mencapai 99,99 persen.



“Capaian ini belum cukup. Kita harus menuju pelaksanaan tanpa cacat,” ujar Prabowo, menegaskan target zero defect dalam penyelenggaraan program.



Presiden memastikan pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan untuk menutup celah kekurangan yang ada. Pemerintah, kata dia, berkomitmen memastikan tidak ada rakyat yang mengalami kelaparan, karena persoalan pangan menyangkut harkat dan martabat manusia.



Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengutip pesan Presiden pertama RI Soekarno bahwa perut yang lapar tidak bisa menunggu. Pesan itu, menurutnya, menjadi pengingat bagi seluruh jajaran pemerintah agar bekerja dengan empati dan tanggung jawab.



Prabowo menilai keberhasilan MBG telah menjawab berbagai keraguan yang muncul sejak awal pelaksanaannya. Antusiasme masyarakat dinilainya sebagai bukti bahwa program tersebut benar-benar dibutuhkan.



“Program ini sudah berjalan, dirasakan manfaatnya, dan dinantikan rakyat,” tutup Prabowo.

Iklan