ADS

ads

,

Iklan

Revitalisasi SMK Negeri 7 Medan Tingkatkan Kenyamanan Sekolah dan Semangat Siswa

5 Jan 2026, 20:23 WIB Last Updated 2026-01-05T13:23:13Z


Medan, Comunitynews— Upaya pemerintah dalam merevitalisasi satuan pendidikan terus menunjukkan dampak positif di lingkungan sekolah. Salah satunya dirasakan oleh SMK Negeri 7 Medan, Sumatra Utara, yang kini menikmati pembaruan fasilitas penunjang pembelajaran sehingga menciptakan suasana belajar yang lebih nyaman dan modern.



Revitalisasi yang dilakukan mencakup perbaikan infrastruktur hingga penyediaan sarana pembelajaran berbasis digital. Perubahan tersebut mendapat sambutan baik dari para siswa yang merasakan langsung manfaatnya dalam kegiatan belajar sehari-hari.




Siswa kelas XI jurusan kuliner, Muhammad Aji Surono, menilai revitalisasi sekolah membawa pengaruh besar terhadap kenyamanan dan motivasi belajar. Ia menyebut kondisi sekolah saat ini jauh lebih tertata dibandingkan sebelumnya.




“Sekarang fasilitasnya lebih lengkap dan ruang belajarnya lebih nyaman. Kami jadi lebih fokus dan semangat mengikuti pelajaran,” ujar Aji di SMK Negeri 7 Medan, Senin (5/1).




SMK Negeri 7 Medan menjadi salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan total anggaran sebesar Rp3,17 miliar. Dana tersebut digunakan untuk membangun empat gedung baru yang mendukung aktivitas pembelajaran teori maupun praktik.




Selain pembangunan fisik, sekolah juga menerima fasilitas digital berupa Interactive Flat Panel (IFP) serta perangkat teknologi informasi lainnya. Fasilitas ini diharapkan mampu menunjang proses pembelajaran yang lebih interaktif dan mengikuti perkembangan teknologi pendidikan.




Menurut Aji, perubahan yang paling dirasakan adalah kondisi ruang kelas yang kini lebih representatif, dilengkapi perabotan baru dan sarana belajar yang memadai. Hal tersebut dinilai mendorong siswa untuk lebih giat belajar dan berprestasi.




“Lingkungan sekolah yang bagus membuat kami merasa lebih termotivasi untuk mencapai hasil belajar yang lebih baik,” ucapnya.




Meski penggunaan perangkat digital masih memerlukan proses adaptasi, Aji meyakini para siswa akan terbiasa seiring berjalannya waktu. Ia pun berharap program revitalisasi dan digitalisasi pendidikan dapat terus dilanjutkan dan menjangkau sekolah-sekolah lain di berbagai daerah.




Menurutnya, peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan merupakan langkah strategis dalam mendukung kemajuan dunia pendidikan Indonesia agar mampu bersaing di tingkat regional maupun global.

Iklan