Karawang, Comunitynews— Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Kabupaten Karawang memberikan suntikan semangat baru bagi para petani. Kehadiran kepala negara di tengah sawah dinilai sebagai bentuk nyata keberpihakan pemerintah terhadap sektor pertanian dan upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Antusiasme petani terlihat jelas saat Presiden Prabowo menghadiri panen raya di wilayah Karawang, Rabu (7/1). Salah satu perwakilan petani, Uun Suparma dari Gabungan Kelompok Tani Desa Kosambibatu, Kecamatan Cilebar, menyampaikan rasa bangga atas perhatian langsung yang diberikan pemerintah pusat.
Menurut Uun, kehadiran Presiden bersama jajaran kementerian terkait menjadi motivasi besar bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian. Ia menilai, dukungan pemerintah sangat penting dalam mendorong semangat dan kepercayaan diri petani di daerah.
“Bagi kami, kedatangan Presiden ke sawah merupakan bukti bahwa petani tidak berjalan sendiri. Ini menjadi penyemangat untuk terus bekerja lebih baik,” ujarnya.
Saat ini, rata-rata hasil panen padi di Desa Kosambibatu mencapai 8 hingga 9 ton per hektare. Dengan adanya dukungan kebijakan, pendampingan, serta perhatian langsung dari pemerintah, para petani menargetkan peningkatan produksi hingga 15 ton per hektare dalam waktu dekat.
Uun menambahkan, perhatian pemerintah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia optimistis, langkah-langkah yang dilakukan pemerintah akan berdampak positif terhadap stabilitas pangan nasional.
“Kami ingin berkontribusi lebih besar bagi swasembada pangan. Dengan dukungan ini, kami yakin target peningkatan produksi bisa tercapai,” katanya.
Selain menyampaikan aspirasi, para petani juga mendoakan agar Presiden Prabowo selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah memimpin Indonesia.
Diketahui, dalam kunjungan tersebut Presiden Prabowo secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan nasional. Pencapaian itu ditandai dengan stok cadangan beras pemerintah yang menembus angka lebih dari 3 juta ton pada akhir tahun lalu, tertinggi sepanjang sejarah.


