Tapanuli Selatan,Comunitynews— Di tengah suasana pengungsian akibat bencana alam, warga Desa Batu Hula, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, menyambut pergantian tahun 2025 ke 2026 dengan rasa hangat dan penuh harapan. Perayaan sederhana yang berlangsung di posko pengungsian tersebut menjadi bukti kuatnya kebersamaan antara masyarakat dan negara di saat sulit.
Sejak menjelang sore, warga mulai berdatangan ke area posko. Tenda-tenda pengungsian yang didominasi warna merah putih serta panggung hiburan sederhana menjadi tempat berkumpul warga dari berbagai lapisan usia. Momen tersebut terasa istimewa dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang secara langsung menemani para penyintas mengawali tahun baru.
Rangkaian kegiatan dirancang untuk menghadirkan keceriaan, khususnya bagi anak-anak pengungsian. Berbagai permainan interaktif, nyanyian bersama, hingga hiburan badut menjadi sarana pelepas trauma. Anak-anak tampak ceria menerima mainan dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias, menghadirkan suasana hangat di tengah keterbatasan.
Selain hiburan, aspek kesehatan warga turut menjadi perhatian utama. Tim medis disiagakan di lokasi pengungsian untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis serta pembagian obat-obatan. Kehadiran posko medis tersebut memberikan rasa aman bagi warga yang masih dalam kondisi rentan pascabencana.
Salah seorang warga pengungsian, Jaraimi Simamora, mengungkapkan rasa haru atas perhatian yang diberikan pemerintah. Menurutnya, kehadiran Presiden di tengah pengungsian memberikan kekuatan moral dan keyakinan bahwa warga tidak dibiarkan menghadapi bencana sendirian.
“Kami merasa diperhatikan dan dikuatkan. Harapan kami, pendampingan ini terus berlanjut sampai kami benar-benar bisa kembali ke rumah dan hidup normal,” katanya.
Perayaan malam tahun baru di Posko Pengungsian Batu Hula pun menjadi lebih dari sekadar pergantian waktu. Di tengah duka dan keterbatasan, kebersamaan tersebut menjelma menjadi simbol harapan, kepedulian, dan semangat baru bagi warga untuk bangkit menatap tahun 2026.


