ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Grebek Posyandu Desa Sasak 2026: Upaya Nyata Pemdes Cegah Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Balita

15 Jan 2026, 12:38 WIB Last Updated 2026-01-15T05:39:09Z

 

Grebek Posyandu Desa Sasak 2026: Upaya Nyata Pemdes Cegah Stunting dan Tingkatkan Kesehatan Balita

Grebek Posyandu Desa Sasak menjadi langkah konkret Pemerintah Desa (Pemdes) Sasak, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, dalam memperkuat layanan kesehatan dasar bagi masyarakat. Program Grebek Posyandu 2026 ini digelar serentak di sejumlah titik lokasi pada Kamis (15/01/2026), dengan fokus utama pada pencegahan stunting dan pemantauan tumbuh kembang balita.


Dalam pelaksanaannya, kegiatan Grebek Posyandu meliputi penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, serta konseling gizi bagi balita dan ibu hamil. Layanan tersebut menjadi bagian penting dari upaya deteksi dini gangguan pertumbuhan anak sekaligus peningkatan kesadaran orang tua terhadap pentingnya kesehatan sejak usia dini.


Kegiatan ini turut dihadiri Camat Mauk Angga Yulyantono, Ketua TP PKK Kecamatan Mauk, Ketua TP PKK Desa Sasak, tenaga kesehatan dari Puskesmas, Kepala Seksi Pemerintahan Kecamatan Mauk, serta seluruh kader Posyandu. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung program kesehatan masyarakat yang menjadi agenda prioritas Kabupaten Tangerang.


Ketua TP PKK Desa Sasak, Eti Sumanti Kosim, menjelaskan bahwa program Grebek Posyandu bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan balita melalui pemeriksaan rutin, pemberian vitamin, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak di wilayah Desa Sasak.


“Melalui Grebek Posyandu ini, kami ingin memastikan seluruh balita mendapatkan layanan kesehatan yang optimal. Alhamdulillah, warga sangat antusias dan datang berbondong-bondong membawa anak-anak mereka ke Posyandu,” ujar Eti.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Mauk atas dukungan dan motivasi yang diberikan sehingga kegiatan Grebek Posyandu dapat terselenggara dengan lancar dan sukses. Menurutnya, dukungan pemerintah kecamatan menjadi penyemangat bagi kader dan perangkat desa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.



Selain itu, Eti turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader Posyandu, staf, dan aparatur desa yang telah bekerja tanpa lelah menyosialisasikan kegiatan ini kepada warga, khususnya keluarga yang memiliki balita di bawah usia lima tahun serta ibu hamil.


“Peran kader dan aparatur desa sangat luar biasa. Mereka aktif mengajak warga datang ke Posyandu untuk menimbang dan memeriksakan kesehatan anak-anaknya. Ini adalah bentuk kepedulian bersama demi generasi yang sehat dan bebas stunting,” pungkasnya.


Melalui program Grebek Posyandu 2026, Pemdes Sasak berharap kualitas kesehatan ibu dan anak terus meningkat, sekaligus mendukung target pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting secara berkelanjutan.

Iklan