ADS

ads

,

Iklan

1.138 Praja IPDN Turun ke Aceh Tamiang, Percepat Pemulihan Layanan Publik Pascabanjir

4 Jan 2026, 11:54 WIB Last Updated 2026-01-04T04:54:57Z


Jakarta, ComunitynewsPemerintah pusat mengerahkan sebanyak 1.138 praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ke Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, guna membantu pemulihan pascabencana banjir dan longsor. Ribuan praja tersebut ditugaskan membersihkan kantor-kantor dinas yang terdampak, agar roda pemerintahan dan pelayanan publik dapat kembali berjalan normal.



Pengiriman praja IPDN dilakukan secara bertahap. Kloter pertama yang berjumlah 413 orang diberangkatkan pada Sabtu (3/1). Sementara kloter kedua dan ketiga dijadwalkan menyusul masing-masing pada Minggu (4/1) dan Senin (5/1). Dengan demikian, total personel yang diterjunkan ke Aceh Tamiang mencapai 1.138 praja.



Keberangkatan para praja ini dilepas langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Dalam kesempatan tersebut, Mendagri memberikan arahan dan motivasi kepada para praja sebelum pesawat lepas landas. Ia menegaskan bahwa tugas yang diemban merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah.



“Misi kita adalah menolong saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Tito Karnavian dalam arahannya.



Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto turut mendampingi rombongan dan ikut terjun langsung ke lokasi. Setibanya di Aceh Tamiang, Bima memberikan pengarahan kepada para praja yang akan bertugas selama kurang lebih satu bulan ke depan.



“Ini bukan tugas biasa, ini adalah medan pengabdian. Fokus kita adalah membantu membersihkan kantor-kantor dinas agar pelayanan kepada masyarakat bisa segera pulih,” kata Bima Arya.



Kedatangan praja IPDN disambut hangat oleh masyarakat setempat. Warga berharap kehadiran para praja dapat mempercepat proses pemulihan, mengingat lumpur masih menumpuk di berbagai fasilitas pemerintahan.



“Terima kasih sudah datang. Kami sangat membutuhkan bantuan karena lumpur masih ada di mana-mana,” ujar salah seorang warga.



Sebanyak 413 praja yang tiba lebih awal langsung diarahkan ke lokasi penampungan sementara berupa bangunan semi-terbuka. Mereka menempati tandu-tandu lipat sebagai tempat beristirahat. Meski harus berjalan di atas lumpur, semangat para praja tetap terlihat, bahkan beberapa di antaranya membawa dan menancapkan bendera Merah Putih di sekitar lokasi.



Bima Arya menambahkan, sesuai arahan Mendagri, keterlibatan praja IPDN difokuskan pada percepatan aktivasi kembali pemerintahan dan layanan publik pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Lion Air Group yang telah mendukung kelancaran mobilisasi praja menuju Aceh Tamiang.



Dengan kehadiran ribuan praja IPDN ini, pemerintah berharap pemulihan Aceh Tamiang dapat berlangsung lebih cepat dan masyarakat segera kembali mendapatkan pelayanan yang optimal.

Iklan