ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Warga Aceh Tamiang Titip Harapan Pemulihan Usai Prabowo Tinjau Pengungsian

13 Des 2025, 09:50 WIB Last Updated 2025-12-13T04:44:09Z


Aceh Tamiang, Comunitynews— Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke posko pengungsian korban banjir bandang di Aceh Tamiang memberikan dorongan semangat bagi warga yang masih bertahan dalam kondisi serba terbatas. Kehadiran Presiden di tengah para pengungsi dipandang sebagai bentuk perhatian negara sekaligus harapan percepatan pemulihan pascabencana.


Sofia Laura, warga Desa Sukajadi, mengaku terharu saat Presiden menyapa langsung para korban. Menurutnya, kunjungan tersebut bukan sekadar simbolis, melainkan membawa keyakinan bahwa kebutuhan mendasar warga akan segera ditangani.


“Kami merasa diperhatikan. Mudah-mudahan setelah Bapak Presiden melihat langsung kondisi kami, bantuan rumah bisa segera terwujud,” tutur Sofia, Jumat (12/12).


Ia menyampaikan bahwa para pengungsi sangat berharap dapat kembali menempati hunian yang aman, terlebih menjelang bulan suci Ramadan. Tinggal di pengungsian dalam waktu lama, kata dia, menimbulkan berbagai kerentanan bagi warga.


“Kami ingin bisa beribadah dengan tenang. Semoga sebelum Ramadan ada kepastian soal tempat tinggal,” ujarnya.


Sofia menegaskan bahwa warga tidak menuntut kemewahan, melainkan rumah yang layak dan aman dari ancaman bencana. Selain hunian, kebutuhan air bersih juga menjadi persoalan mendesak yang perlu segera diatasi.


“Air bersih masih terbatas. Sudah ada warga yang mengalami gangguan kesehatan karena kondisi ini,” katanya.


Warga berharap pemerintah memprioritaskan perbaikan rumah serta pemulihan infrastruktur dasar agar kehidupan dapat kembali berjalan normal.


Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan terus hadir dan bekerja keras untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh Tamiang.


“Pemerintah akan membantu semaksimal mungkin dan memastikan penanganan terus berjalan,” ujar Prabowo di hadapan para pengungsi.


Kunjungan Presiden tersebut menjadi penguat harapan bagi masyarakat Aceh Tamiang bahwa proses pemulihan pascabencana akan segera diwujudkan, sekaligus menegaskan komitmen negara untuk tidak meninggalkan warga di tengah kesulitan.

Iklan