ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

TNI Bangun Dua Jembatan Armco, Konektivitas Aceh Timur Kembali Terbuka

23 Des 2025, 10:25 WIB Last Updated 2025-12-23T03:25:27Z


Aceh Timur, Comunitynews— Upaya pemulihan wilayah terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Timur terus menunjukkan hasil. Tentara Nasional Indonesia (TNI) melalui Kodam Iskandar Muda berhasil merampungkan pembangunan dua jembatan armco di Alue Sentang dan Alue Gadeng, dua titik vital yang sebelumnya terputus akibat terjangan banjir pada November lalu.



Pembangunan jembatan tersebut menjadi langkah strategis dalam mengembalikan akses darat masyarakat yang sempat terisolasi. Berdasarkan keterangan resmi Pusat Penerangan TNI, Senin (22/12), jembatan armco kini telah difungsikan dan dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.



Meski telah dibuka, operasional jembatan masih diberlakukan dengan sistem satu arah. Kebijakan ini diambil demi menjaga keselamatan pengguna jalan, mengingat proses penataan struktur penunjang dan perapian akses di sekitar jembatan masih berlangsung dengan dukungan alat berat.



Kehadiran jembatan darurat tersebut berdampak langsung pada aktivitas warga. Jalur distribusi kebutuhan pokok kembali lancar, kegiatan ekonomi berangsur pulih, serta akses pelajar dan layanan kesehatan tidak lagi terhambat oleh jarak dan kondisi jalan yang memutar.



Seorang warga Alue Sentang mengungkapkan bahwa selama akses terputus, warga harus menempuh perjalanan jauh untuk mencapai desa tetangga. “Sekarang perjalanan jadi lebih singkat dan aman. Ini sangat membantu kehidupan kami sehari-hari,” ujarnya.



Dalam proses pembangunan, TNI tidak bekerja sendiri. Prajurit Kodam Iskandar Muda menggandeng masyarakat setempat untuk bergotong royong memasang pelat baja bergelombang (armco) sebagai struktur utama jembatan. Sinergi tersebut mempercepat pengerjaan sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah situasi pemulihan bencana.



"TNI juga berperan aktif dalam pengamanan lokasi dengan mengatur arus lalu lintas saat jembatan mulai difungsikan. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan dan memastikan kelancaran mobilitas warga".



Data TNI menyebutkan, jembatan armco di Alue Sentang dan Alue Gadeng masing-masing memiliki panjang 5 meter dan lebar 1,5 meter. Meski bersifat sementara, jembatan ini diharapkan mampu menopang kebutuhan mobilitas masyarakat hingga pembangunan jembatan permanen oleh pemerintah daerah dapat direalisasikan.



Rampungnya dua jembatan armco tersebut menegaskan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pemulihan infrastruktur di daerah terdampak bencana serta memastikan hak dasar masyarakat atas akses dan konektivitas tetap terpenuhi.

Iklan