ADS

ads

iklan

,

Iklan

iklan

Pascabencana Masuk Fase Rekonstruksi, Polri Perkuat Dukungan Personel Bangun Hunian Warga

30 Des 2025, 10:45 WIB Last Updated 2025-12-30T03:45:39Z


Jakarta, ComunitynewsKepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan kesiapannya untuk terus terlibat aktif dalam pemulihan wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, Polri berencana menambah kekuatan personel guna mendukung pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak.




Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, dukungan tersebut merupakan bagian dari sinergi Polri dengan pemerintah pusat dalam menjalankan agenda pemulihan nasional pascabencana. Ia menyebutkan, dari total 47 kabupaten/kota yang terdampak, 25 daerah telah beralih dari fase tanggap darurat ke tahap pemulihan lanjutan.




“Ketika masuk fase rekonstruksi, kebutuhan di lapangan berubah. Karena itu Polri siap menyesuaikan dan menambah personel untuk mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya hunian warga,” ujar Listyo saat konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (29/12).




Hingga saat ini, Polri telah mengerahkan 10.759 personel ke tiga provinsi terdampak. Rinciannya, 4.554 personel bertugas di Aceh, 2.687 personel di Sumatra Utara, dan 1.828 personel di Sumatra Barat. Pada tahap awal, fokus penugasan diarahkan pada penanganan darurat, mulai dari pembersihan fasilitas umum, sekolah, dan layanan publik, hingga penyediaan air bersih melalui pembangunan sumur bor serta distribusi bantuan logistik.




Selain itu, Polri juga telah mengirimkan 1.500 personel tambahan untuk memperkuat dukungan teknis dan pengamanan, khususnya di wilayah Aceh dan Sumatra Utara.




Kapolri menegaskan, Polri akan terus melakukan penyesuaian sesuai kebutuhan di lapangan dan memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait serta pemerintah daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi secara aman, efektif, dan tepat sasaran bagi masyarakat terdampak bencana.

Iklan