ADS

ads

,

Iklan

Menlu Sugiono Upayakan Proses Repatriasi Jenazah WNI Korban Kebakaran Hong Kong Dipercepat

6 Des 2025, 09:38 WIB Last Updated 2025-12-06T02:38:19Z


Jakarta, Comunitynews- Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Sugiono memastikan pemerintah akan mempercepat proses pemulangan jenazah warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran apartemen di Wang Fuk Court, Hong Kong.


Sugiono menyampaikan bahwa proses repatriasi jenazah terkendala oleh aturan prosedural di wilayah setempat. Namun, pemerintah melalui Kemlu RI dan KJRI Hong Kong terus melakukan koordinasi agar pemulangan dapat dilakukan tanpa hambatan.


“Memang ada kendala peraturan setempat mengenai pemulangan, tapi kami akan berusaha mencari jalan supaya bisa cepat,” ujar Sugiono di Gedung Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat (5/12/2025).


Prosedur Repatriasi Biasanya Memakan Waktu


Menlu menjelaskan bahwa pemulangan jenazah dari Hong Kong, bahkan dalam kondisi normal sekalipun, membutuhkan proses yang relatif panjang karena harus memenuhi persyaratan dokumen dan pemeriksaan otoritas setempat.


Meski begitu, Sugiono berharap proses kali ini dapat dipercepat mengingat kondisi kedaruratan dan besarnya jumlah korban.


 “Dalam situasi normal, pemulangan jenazah dari Hong Kong juga membutuhkan waktu karena prosedurnya cukup panjang. Semoga kali ini bisa lebih cepat,” jelasnya.



Data Korban Terus Diperbarui


Pemerintah Indonesia melalui KJRI Hong Kong terus memperbarui data terkait WNI terdampak. Berdasarkan laporan terakhir, sembilan WNI dipastikan meninggal dunia, 129 orang dinyatakan selamat, dan satu orang masih dalam pencarian.


Menlu Sugiono menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan bahwa negara hadir dalam penanganan musibah ini.


 “Kami menyampaikan duka yang mendalam bagi keluarga para korban,” tuturnya.



Pemerintah Berkomitmen Menyelesaikan Penanganan


Kementerian Luar Negeri memastikan pendampingan terhadap korban, keluarga korban, dan proses administratif pemulangan terus dilakukan hingga selesai.

Iklan