ADS

ads

,

Iklan

Diplomat Peduli 2025 Menlu Sugiono Serahkan 20 Ton Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

5 Des 2025, 19:12 WIB Last Updated 2025-12-05T12:12:35Z


Jakarta, Comunitynews— Upaya solidaritas untuk korban bencana alam di wilayah Sumatera terus mengalir. Menteri Luar Negeri Sugiono resmi menyerahkan bantuan kemanusiaan bertajuk Diplomat Peduli 2025 kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Bantuan tersebut akan segera dikirimkan kepada masyarakat terdampak di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.pada jumat (05/12/2025)


Seremoni penyerahan berlangsung di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Bantuan yang dihimpun dari seluruh diplomat dan pegawai Kementerian Luar Negeri tersebut berjumlah sekitar 20 ton, terdiri dari makanan, minuman, pakaian, dan kebutuhan dasar lainnya.


"Hari ini bantuan dari jajaran diplomat Kementerian Luar Negeri secara resmi kami serahkan melalui BNPB untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana," ujar Menlu Sugiono dalam sambutannya.


Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh diplomat Indonesia, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri, karena turut serta dalam gerakan solidaritas kemanusiaan ini.


Sugiono menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta seluruh kekuatan nasional dikerahkan untuk membantu percepatan penanganan bencana.


"Solidaritas ini adalah bentuk nyata bahwa diplomasi Indonesia berakar dari kepedulian terhadap rakyat di tanah air," tambahnya.


Menlu juga menyampaikan rasa hormat kepada BNPB, TNI, Polri, serta berbagai organisasi masyarakat yang berada di garis depan membantu evakuasi dan pemulihan warga terdampak.


Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat meski tidak sepenuhnya mampu menutup kebutuhan yang muncul akibat bencana.


"Kami sadar bantuan ini tidak akan menyelesaikan seluruh persoalan. Tapi ini adalah wujud kepedulian kami agar mereka tahu mereka tidak sendirian," ucap Menlu.


Sementara itu, Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB Raditya Jati menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemlu. Menurutnya, sinergi lintas lembaga dan masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan nasional dalam menghadapi situasi darurat bencana.


"Kami sangat berterima kasih. Solidaritas seperti ini membuat kerja kemanusiaan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran," kata Raditya.


Setelah prosesi penyerahan, bantuan logistik tersebut dikirim menggunakan truk dan armada boks menuju posko logistik di Bandar Udara Halim Perdanakusuma. Selanjutnya bantuan akan diterbangkan menuju daerah terdampak sebelum didistribusikan kepada warga.


Gerakan Diplomat Peduli 2025 menjadi salah satu bentuk kontribusi diplomasi Indonesia dalam isu kemanusiaan, sekaligus menegaskan bahwa solidaritas nasional tetap menjadi pondasi utama kebijakan luar negeri.

Iklan