ADS

ads

,

Iklan

Kampoeng Programming Lebak Denok Jadi Pusat Pembelajaran Inovatif Kolaborasi Warga, Kampus, dan Teknologi

9 Nov 2025, 11:22 WIB Last Updated 2025-11-09T04:38:01Z


CILEGON, Comunitynews— Suasana penuh semangat terlihat di Aula Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Minggu (9/11/2025). Puluhan warga dari berbagai usia antusias mengikuti pelatihan bahasa dan teknologi yang diselenggarakan oleh Kampoeng Programming Lebak Denok, di bawah naungan Posyantek (Pos Pelayanan Teknologi) Lebak Denok.


Program yang telah berjalan selama satu tahun ini menjadi wadah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) masyarakat setempat. Tidak hanya berfokus pada kemampuan teknologi, kegiatan ini juga menanamkan keterampilan bahasa asing sebagai bekal menghadapi tantangan global.


Pelatihan yang diberikan meliputi bahasa Korea, Mandarin, dan Inggris, serta pelatihan teknologi seperti web programming, Internet of Things (IoT), dan robotika. Seluruh kegiatan dilaksanakan secara gratis dan terbuka untuk umum tanpa batasan usia, sehingga menarik minat pelajar, remaja, hingga ibu rumah tangga.


Lurah Lebak Denok, Nurholis, mengapresiasi antusiasme warga serta dukungan para relawan dan akademisi yang turut terlibat.


 “Kampoeng Programming ini menjadi contoh nyata kolaborasi masyarakat yang peduli terhadap peningkatan SDM. Pemerintah kelurahan akan terus memberikan dukungan agar kegiatan ini berkembang dan berkelanjutan,” ujar Nurholis.




Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini didukung oleh sejumlah perguruan tinggi di Banten, seperti Politeknik Industri Petro Kimia Banten (PIPD), Universitas Banten Jaya (Unbaja), Sekolah Tinggi Analis Kimia (STAK Cilegon), Universitas Al-Khairiyah (Unival), dan Politeknik PGRI Banten (Polgri).
Selain itu, Kampoeng Programming Lebak Denok juga menjadi mitra penelitian bagi tiga universitas ternama: Untirta, Unjani, dan Purdue University (AS).


Salah satu pengajar, Linda, yang mengajar bahasa Mandarin, mengungkapkan bahwa pelatihan ini menjadi peluang besar bagi warga Cilegon.

 
“Dengan menguasai bahasa asing, warga bisa lebih siap menghadapi peluang kerja, apalagi di kota industri seperti Cilegon yang banyak terdapat perusahaan asing,” katanya.



Dengan dukungan lintas sektor pemerintah, akademisi, dan masyarakat Kampoeng Programming Lebak Denok kini tumbuh menjadi pusat pembelajaran inovatif yang menanamkan semangat gotong royong, kreativitas, dan kemandirian dalam meningkatkan daya saing generasi muda di era digital.

Iklan