ADS

ads

,

Iklan

iklan

IMPA bangun kepercayaan diri siswa SMKN 1 Cilegon untuk jadi wirausaha muda

28 Nov 2025, 19:36 WIB Last Updated 2025-11-28T12:36:56Z


Cilegon, Comunitynews— Suasana penuh antusias dan energi positif mengiringi pelaksanaan lanjutan program Indonesia Muda Preneur Academy (IMPA) di SMK Negeri 1 Cilegon, Jumat (28/11/2025). Program ini kembali menjadi ruang inspirasi bagi para pelajar yang bercita-cita membangun usaha sejak dini.


Kepala SMKN 1 Cilegon, Widodo, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan IMPA bukan sekadar pelatihan bisnis, melainkan wadah pembelajaran yang membuka wawasan siswa mengenai peluang dan tantangan dunia usaha. Melalui program ini, siswa didorong untuk mulai mengenali potensi diri dan belajar membangun identitas produk atau brand secara bertahap.


Sebanyak 50 siswa telah terpilih mengikuti program ini setelah melalui proses seleksi. Para peserta kemudian dituntun untuk membentuk tim, menyusun ide bisnis, hingga mempresentasikan rancangan usaha yang mereka bangun. Beberapa kelompok mulai mengeksplorasi bidang kuliner, fashion, hingga produk digital sebagai wujud kreativitas dan inovasi generasi muda.


Widodo menambahkan bahwa perjalanan siswa dalam mengikuti IMPA tidak dilakukan sendiri. Mereka didampingi guru pendamping serta mentor profesional yang memiliki pengalaman di dunia kewirausahaan. Pendampingan ini dirancang berkesinambungan agar siswa dapat semakin matang sebelum benar-benar memasuki pasar.


Program ini juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Banten dan Gubernur Banten Andra Soni sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem wirausaha muda di daerah.









 

Selama sesi pelatihan, para peserta memaparkan ide usaha melalui presentasi berbasis tim, lengkap dengan pembagian peran layaknya perusahaan profesional mulai dari CEO, pemasaran, hingga keuangan. Walau beberapa konsep masih dalam tahap pengembangan, keberanian siswa untuk memulai menjadi nilai penting dalam proses ini.


Melalui pelatihan berkelanjutan ini, harapannya siswa SMKN 1 Cilegon tidak hanya memperoleh wawasan baru, tetapi juga mampu melahirkan brand lokal yang bernilai dan berdaya saing di masa depan.



“Semoga anak-anak ini tumbuh menjadi pribadi yang mandiri, kreatif, dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekitarnya,” ujar penyelenggara menutup kegiatan dengan penuh harapan.



Iklan