ADS

ads

,

Iklan

200 Anak Sdn di Purwakarta Cilegon Dapat Kacamata Gratis dari Iropin

22 Nov 2025, 15:53 WIB Last Updated 2025-11-22T09:43:20Z


Cilegon, Comunitynews— Upaya memperkuat kesehatan mata anak usia sekolah kembali digaungkan melalui kolaborasi Ikatan Profesi Optometris Indonesia (Iropin) bersama Dinas Kesehatan Kota Cilegon. Program pemeriksaan mata massal yang digelar sepanjang tahun 2025 itu kini memasuki tahap akhir, ditandai dengan penyerahan 200 kacamata gratis untuk siswa SD di Kecamatan Purwakarta pada Sabtu, 22 November 2025.


Empat sekolah dasar di dua kelurahan Pabean dan Tegal Bunder menjadi lokasi kegiatan, yaitu SD Pasar Bundar, SD Pecinan, SD Belacu, dan SD Pabean. Dari sekitar 700 murid yang diperiksa, 200 anak diketahui mengalami kelainan refraksi yang cukup signifikan sehingga membutuhkan bantuan kacamata.


Setengah Siswa Alami Gangguan Refraksi, Iropin Ingatkan Pentingnya Intervensi Koordinator Iropin, Ian, menyebut temuan lapangan ini harus menjadi alarm penting bagi semua pihak.


“Hampir 50 persen siswa mengalami kelainan refraksi. Ini angka yang tidak bisa kita anggap sepele. Kondisi pascapandemi turut mengubah pola aktivitas visual anak, dan kami melihat dampaknya cukup nyata,” jelasnya.


Menurut Ian, penanganan cepat menjadi kunci agar anak tidak mengalami hambatan dalam proses belajar. Banyak anak tidak menyadari bahwa mereka memiliki gangguan penglihatan hingga dilakukan pemeriksaan.


Gangguan Penglihatan Ganggu Aktivitas Belajar


Perwakilan Dinas Kesehatan, Olip dan Dian, membenarkan fenomena tersebut. Saat pendampingan pemeriksaan, keduanya menemukan banyak siswa yang kesulitan membaca tulisan di papan tulis sebuah kondisi yang sering dianggap wajar oleh anak maupun orang tua.


“Setelah diberi kacamata, kemampuan mereka membaca meningkat. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kebiasaan bermain gadget terlalu dekat hingga ruangan belajar dengan pencahayaan buruk,” terang Olip.


Selain pemeriksaan, siswa dan guru turut mendapatkan edukasi mengenai kebiasaan visual yang sehat, termasuk menjaga jarak membaca dan pentingnya istirahat mata saat menggunakan perangkat digital.


Upaya Berkelanjutan untuk Tahun 2026


Seremoni penyerahan kacamata di empat sekolah tersebut menandai berakhirnya rangkaian kegiatan tahun ini, namun bukan akhir dari upaya penguatan kesehatan mata anak di Cilegon. Iropin dan Dinas Kesehatan memastikan bahwa program akan dilanjutkan pada tahun 2026 dengan cakupan yang lebih luas.


“Kalau memungkinkan, tahun depan bukan hanya SD yang disasar, tetapi juga SMP dan SMA. Banyak siswa di jenjang lain yang kami perkirakan membutuhkan pemeriksaan juga,” kata perwakilan Dinkes.



Program kolaboratif ini dianggap mampu memberikan manfaat nyata bagi masa depan anak-anak di Kota Cilegon. Dengan penglihatan yang memadai, mereka diharapkan dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih baik dan meningkatkan prestasi akademik.

Iklan