ADS

ads

,

Iklan

Warga Jombang Wetan Kecamatan Jombang Keluhkan Tagihan Listrik Dugaan Jumlah Rupiah Tak Sesuai Perhitungan

1 Okt 2026, 16:33 WIB Last Updated 2026-10-02T02:13:07Z


 

Cilegon,Comunitynews-Keluhan terkait tagihan listrik yang dinilai warga tidak masuk akal mencuat di lingkungan Pegantungan Baru, Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon. Persoalan tersebut disampaikan seorang warga berinisial FA kepada awak media saat ditemui pada Kamis (1/10/2026).




FA mengungkapkan, persoalan bermula ketika istrinya menerima surat yang disebut berasal dari UPT PLN Kota Cilegon. Dalam penyampaian petugas, disebutkan terdapat dugaan pemakaian listrik di luar pencatatan KWh sehingga pembayaran listrik setiap bulan mengalami peningkatan dan terdapat tagihan yang harus diselesaikan.




Menurut keterangan FA, dirinya kemudian mendapat informasi melalui sambungan telepon agar segera melakukan pembayaran atau mencicil nominal tagihan tersebut melalui metode pembayaran secara daring, termasuk melalui layanan mobile banking (m-banking).





“Informasinya karena ada pemakaian di luar KWh, kemudian tagihan saya disebut menjadi sekitar Rp500 ribuan dan diminta untuk segera dicicil melalui pembayaran online,” ujar FA kepada awak media.




Merasa perlu mengetahui secara jelas dasar perhitungan tagihan tersebut, awak media bersama warga kemudian berupaya melakukan konfirmasi secara langsung ke kantor UPT PLN Kota Cilegon untuk memperoleh penjelasan resmi terkait persoalan yang dikeluhkan.




Dalam kesempatan tersebut, FA juga menunjukkan sejumlah lampiran tagihan listrik bulanan yang dimilikinya. Berdasarkan dokumen tagihan yang diperlihatkan kepada awak media, terdapat perbedaan antara nominal yang tercantum dalam dokumen dengan nominal sekitar Rp500 ribuan yang disebutkan dalam komunikasi melalui telepon.




Jika dilakukan kalkulasi berdasarkan sejumlah dokumen tagihan yang diberikan, nominal tersebut dinilai FA perlu mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai dasar perhitungannya, termasuk apakah terdapat komponen tunggakan, koreksi pemakaian, atau faktor lain yang menyebabkan munculnya nominal tersebut.



Persoalan ini pun menjadi perhatian warga karena menyangkut transparansi informasi mengenai penggunaan listrik dan kewajiban pembayaran pelanggan. Warga berharap setiap tagihan yang dibebankan dapat disertai penjelasan yang jelas mengenai periode pemakaian, jumlah KWh, serta dasar perhitungan apabila terdapat koreksi atau penyesuaian tagihan.





Saat dikonfirmasi langsung, Pihak PLN belum bisa memberikan keterangan Resmi
Namun pihak pln memberikan sejumlah lampiran Tagihan.

Iklan