ADS

ads

,

Iklan

Diduga Langgar SOP, Proyek Penahan Abrasi di Pantai Tanjung Kait Dipertanyakan Aktivis

12 Apr 2026, 21:07 WIB Last Updated 2026-04-12T14:07:56Z

Tangerang – Proyek pembangunan penahan abrasi berupa Turap Penahan Tanggul (TPT) di pesisir Pantai Tanjung Kait, tepatnya di RT 007/002, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, menuai sorotan dari aktivis setempat.


Aktivis Pantura, Dedi, mempertanyakan pelaksanaan proyek tersebut yang diduga tidak sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP). Ia juga menyoroti kejelasan sumber anggaran proyek tersebut.


“Saya sebagai warga pribumi sangat menyayangkan pembangunan turap penahan tanggul ini. Diduga ada manipulasi anggaran dan tidak jelas sumber proyeknya,” ujar Dedi kepada wartawan, Minggu (12/4/2026).


Menurut Dedi, secara teknis pemasangan batu kali pada proyek tersebut dinilai tidak sesuai prosedur. Ia menyebut, seharusnya dilakukan penggalian terlebih dahulu sebelum pemasangan batu agar konstruksi lebih kuat dan mampu menahan ombak yang berpotensi menyebabkan abrasi.


“Dalam pelaksanaannya, ada bagian yang tidak digali terlebih dahulu, langsung dipasang begitu saja. Seharusnya digali dan dipelester agar bangunan lebih kokoh,” katanya.


Hal senada disampaikan salah seorang warga setempat yang berprofesi sebagai penjual ikan bakar. Ia membenarkan bahwa proses pengerjaan proyek tersebut diduga tidak dilakukan sesuai standar.


“Seharusnya digali dulu supaya kuat, jadi batu kali tidak mudah jatuh atau berantakan,” ujarnya.


Selain itu, Dedi juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap proyek pembangunan, khususnya yang menggunakan anggaran pemerintah. Ia meminta agar ke depan dipasang papan informasi proyek sesuai ketentuan Keterbukaan Informasi Publik (KIP) agar masyarakat mengetahui detail kegiatan tersebut.


Ia berharap pemerintah, baik pusat maupun daerah, dapat lebih memperhatikan kualitas pembangunan tanggul di sepanjang pesisir Pantai Tanjung Kait agar tidak terkesan asal jadi dan benar-benar mampu mengatasi abrasi.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait.

Ali/Aris

Iklan