ADS

ads

,

Iklan

TNI Kebuti Pemulihan Pascabencana di Sumbar–Sumut, Jembatan Darurat Dibangun di Sejumlah Titik

9 Jan 2026, 18:20 WIB Last Updated 2026-01-09T11:20:19Z


Jakarta, Comunitynews— Proses pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra Barat dan Sumatra Utara terus dipercepat. TNI mengerahkan personel untuk membangun jembatan darurat serta membersihkan ruas jalan dan fasilitas umum yang terdampak banjir dan longsor, guna mengembalikan konektivitas antarwilayah.



Di Sumatra Barat, pembangunan infrastruktur darurat difokuskan pada tujuh titik. Empat lokasi dibangun jembatan bailey, yakni di Muaro Busuk, Nagari Koto Hilalang, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok; Kubu Sarunai Canduang, Kabupaten Agam; Aia Taganang, Kabupaten Agam; serta Durian Kilangan Koja, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat.



Selain itu, tiga jembatan armco juga dikerjakan di Sampia Jorong Sungai Rangeh, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam; Nagari Bancah Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya; serta wilayah Salimpauang, Kecamatan Malalak.



Tak hanya membangun jembatan, personel TNI juga membuka kembali akses jalan yang tertutup material longsor. Pembersihan dilakukan di Desa Limau Gadang, Kecamatan Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, serta Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.



"Pemulihan lingkungan permukiman dan fasilitas publik juga menjadi prioritas. Di Kota Padang, personel TNI membersihkan lumpur sisa banjir dan longsor di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah; Surau Gadang; serta Gurun Laweh di Kecamatan Nanggalo.



Sementara itu di Sumatra Utara, pembangunan jembatan darurat bailey dan armco dilakukan di Lingkungan IV, Kelurahan Lubuk Raya, Kota Padangsidimpuan; Desa Hutanabolong, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah; serta Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan.



Di Desa Hutanabolong, upaya pemulihan juga mencakup perbaikan jalan yang rusak akibat bencana. Material lumpur yang telah mengeras dibersihkan dan diangkut menggunakan armada truk. Selain itu, sejumlah fasilitas pendidikan di Kecamatan Tukka, seperti SDN 152892 dan SDN 152981, turut dibersihkan.



Rangkaian langkah pemulihan ini diharapkan mampu mempercepat normalisasi aktivitas masyarakat serta memastikan layanan transportasi dan fasilitas publik kembali dapat diakses dengan aman.

Iklan